Surabaya - Manajemen tim Persebaya Surabaya yang berlaga di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia dengan terpaksa mencoret Gesio Carvalho dari daftar pemain, setelah bek tengah asal Brazil itu mengalami cedera serius.
Asisten Manajer Persebaya Divisi Utama Amran Said Ali kepada wartawan di Surabaya, Rabu, mengatakan cedera retak pada tulang kering kaki kanan mengharuskan Carvalho menjalani istirahat total minimal tiga bulan untuk pemulihan.
"Manajemen dan pelatih sudah berdiskusi hingga diputuskan untuk menyelesaikan kontrak Carvalho secara baik-baik," tuturnya.
Amran menambahkan manajemen Persebaya tetap memberikan hak-hak Gesio Carvalho secara penuh sesuai kontrak, termasuk biaya pemulihan cederanya.
Carvalho mengalami cedera serius saat memperkuat Persebaya pada laga melawan tuan rumah Perseta Tulungagung pekan lalu. Dia harus ditandu ke luar lapangan pada pertengahan babak kedua, setelah dilanggar pemain Perseta.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di Rumah Sakit Orthopedi dan Traumalogy Surabaya, diketahui pada bagian tulang kering kaki kanan Carvalho mengalami retak dan dokter memintanya beristirahat selama tiga bulan untuk pemulihan.
Setelah mengetahui kondisi cedera Carvalho, manajemen Persebaya langsung mencari pemain asing pengganti untuk mengisi posisi bek tengah.
"Kami sudah mendapatkan penggantinya, yakni pemain asal Kamerun, Nnana Onana Christian. Namanya juga sudah didaftarkan ke PT Liga Indonesia untuk mendapatkan pengesahan," tambah Amran.
Pelatih Persebaya DU Tony Ho mengakui kehilangan Gesio Carvalho menjadi kerugian bagi timnya, karena dia merupakan tipe pemain bertahan yang tangguh.
Kendati sudah mendapatkan pemain pengganti, Tony belum memberi jaminan akan menurunkan pemain Kamerun tersebut saat laga melawan Deltras Sidoarjo, Sabtu (2/3).
"Kami harus lihat kondisinya lebih dulu, karena dia juga baru bergabung dan perlu adaptasi dengan permainan tim. Mudah-mudahan dalam sisa waktu sebelum laga lawan Deltras, kualitas permainannya sudah kelihatan," ujarnya.
Sementara itu, laga lanjutan Divisi Utama Grup III antara tuan rumah Deltras melawan Persebaya rencananya dipindahkan dari Stadion Gelora Delta Sidoarjo ke Stadion Kanjuruhan Malang, karena panitia pelaksana tidak mendapatkan izin dari kepolisian. (*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026