Malang Raya (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota berkomitmen menguatkan komunikasi dengan warga di wilayah setempat guna mencegah munculnya potensi gangguan keamanan selama masa mudik Lebaran 2026.

Kepala Polresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis, menyampaikan salah satu kerawanan di saat momen mudik adalah tindak kriminal pencurian maupun pembobolan di rumah yang kosong karena ditinggalkan pemiliknya pulang kampung.

"Kami mengajak personel untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat guna meningkatkan kewaspadaan saat meninggalkan rumah untuk mudik," kata Putu.

Kolaborasi antara personel kepolisian dengan masyarakat menjadi aspek penting dalam menciptakan kondisi Kota Malang yang aman dan nyaman.

Dia juga mengingatkan kepada personel kepolisian setempat agar melaksanakan tugas pelayanan dengan mengedepankan sikap humanis dan profesional, baik kepada pemudik yang beristirahat di setiap pos pelayanan dan pos terpadu maupun warga.

"Kami bersyukur masih diberikan kesehatan untuk melaksanakan tugas pengabdian dalam pengamanan Idul Fitri. Kami memastikan seluruh personel dan sarana prasarana siap mendukung pelayanan kepada masyarakat secara maksimal," ujar dia.

Sedangkan, pihaknya terus menguatkan sinergisitas dengan jajaran Pemerintah Kota Malang, TNI, dan tokoh agama demi menjaga keamanan wilayah selama momen Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

"Momentum ini juga harus menjadi ajang mempererat silaturahmi persaudaraan serta memperkuat persatuan dan kesatuan," ucap dia.

Polresta Malang Kota bersama seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Malang pada Rabu (18/3) telah mengecek seluruh titik mobilitas masyarakat selama arus mudik 2026 dan masjid yang nantinya menyelenggarakan ibadah shalat id.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh tokoh agama lantaran telah berperan menjaga kerukunan antar umat beragama.

Dia optimistis melalui langkah tersebut situasi kondusif Kota Malang dapat terjaga, baik saat maupun setelah hari raya.

"Kami tetap mengajak semua pihak menjaga toleransi dan persatuan," kata dia.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota Malang mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap memperhatikan kebersihan setiap masjid yang digunakan sebagai lokasi melaksanakan shalat id.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Vicki Febrianto

COPYRIGHT © ANTARA 2026