Malang Raya (ANTARA) - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Malang Kota mengoptimalkan sistem digital berupa microsite atau mini laman untuk menyalurkan informasi mengenai perkembangan kondisi lalu lintas untuk jalur mudik di wilayah setempat.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga Prasetyo di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat, mengatakan masyarakat bisa mengakses microsite melalui tautan s.id/Makota2026.
"Selain menyediakan layanan di pos pengamanan maupun pos pelayanan, kami menyediakan microsite di s.id/Makota2026. Dengan begitu masyarakat yang akan mudik, khususnya dengan tujuan Kota Malang bisa cepat memperoleh informasi," kata Rio.
Pada laman tersebut, berbagai informasi telah dicantumkan oleh Polresta Malang Kota, mulai kolom lokasi kantor polisi terdekat, pos pengamanan - pos pelayanan, pengalihan arus lalu lintas, rumah sakit, dan terminal serta stasiun.
Kemudian, terdapat informasi mengenai lokasi masjid, destinasi pariwisata, pusat perbelanjaan, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), dan bengkel terdekat dari jalan yang dilintasi kendaraan milik pemudik.
Untuk setiap kolom yang disediakan akan langsung terhubung ke aplikasi google maps sesaat setelah diakses oleh masyarakat.
Terkait lokasi pengalihan arus kepolisian setempat juga mencantumkan peta jalur alternatif mana saja yang bisa dimanfaatkan menuju ke titik tujuan.
Beberapa jalur yang rawan macet saat mudik Lebaran, seperti di Jalan Ahmad Yani atau simpang tiga di depan gedung Malang Creative Center (MCC), Simpang tiga Kacuk Barat, dan Simpang tiga Jembatan Tunggulmas.
Polresta Malang Kota berharap penyediaan laman mini akan mempermudah kesiapan masyarakat dalam menyusun rencana keberangkatan perjalanan, sehingga bisa merasakan pengalaman mudik yang aman dan nyaman.
Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhirin, menyampaikan pembuatan microsite merupakan komitmen kepolisian setempat dalam memberikan pelayanan prima dan adaptif, sekaligus mendukung terciptanya kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik Lebaran dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
"Sistem serupa sebelumnya telah digunakan saat pengamanan kegiatan Mujahadah Kubro Harlah Nahdlatul Ulama Satu Abad yang dipusatkan di Stadion Gajayana dan terbukti efektif membantu masyarakat memperoleh informasi lokasi penting," kata Lukman.
Pewarta: Ananto PradanaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026