Lamongan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Lamongan menyalurkan 50 unit truk operasional untuk mendukung distribusi hasil usaha Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di daerah setempat. 

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan keberadaan KDKMP di daerahnya diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan di tingkat desa.

"Dukungan armada angkutan berkapasitas besar tersebut diharapkan dapat mengatasi kendala distribusi yang selama ini dihadapi pelaku usaha desa dalam memasarkan hasil produksi ke wilayah yang lebih luas," ujarnya di Lamongan, Jawa Timur, Senin. 

Ia menambahkan keberadaan truk operasional tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi biaya logistik, memperluas jangkauan pemasaran produk desa, serta membantu menjaga stabilitas harga komoditas lokal melalui distribusi yang lebih lancar.

Sementara itu, Komandan Kodim 0812 Lamongan Deni Suryo Anggo Digdo menyatakan TNI siap mendukung program pembangunan daerah yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ketahanan ekonomi dimulai dari desa. Kami di Kodim 0812 berkomitmen mendampingi masyarakat agar fasilitas yang diberikan negara ini dapat dimanfaatkan secara optimal demi kemajuan bersama,” katanya.

Penyaluran kendaraan roda enam jenis Mitsubishi Fuso tersebut merupakan tahap pertama dari program dukungan operasional bagi KDKMP di Kabupaten Lamongan yang melibatkan sinergi pemerintah daerah, TNI, serta Dinas Koperasi setempat.

Sebagai informasi, pengembangan KDKMP di Lamongan menunjukkan capaian positif. Sebanyak 474 koperasi telah berbadan hukum dan 95 di antaranya sudah beroperasi. Selain itu, 73 gerai telah selesai dibangun dan 211 gerai dalam proses pembangunan.



Pewarta: Alimun Khakim
Editor : Astrid Faidlatul Habibah

COPYRIGHT © ANTARA 2026