Bojonegoro (ANTARA) - Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Bojonegoro berkomitmen mendukung percepatan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah setempat.
"Seluruh kepada desa di Kabupaten Bojonegoro berkomitmen mendukung percepatan proyek strategis nasional salah satunya KDMP," kata ketua PKDI Bojonegoro, Sudawam di Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu.
Dawam menjelaskan, dukungan berdirinya KDMP di seluruh desa di Kabupaten Bojonegoro telah dilakukan pemerintah desa dengan membentuk pengurus dan menyiapkan lahan untuk pembangunan gedung koperasi tersebut.
Ia menambahkan, saat ini pihak desa masih menunggu regulasi dari pemerintah terkait penganggaran biaya pengurukan pada lokasi pembangunan KDMP.
"Biaya pengurukan lokasi KDMP belum ada regulasi, menunggu keputusan pemerintah," jelasnya.
Ia berharap, regulasi tersebut bisa segera diterbitkan agar memberikan kepastian apakah penganggaran biaya pengurukan menggunakan Dana Desa (DD) atau Alokasi Dana Desa (ADD).
"Harapannya segera ada kepastian regulasi dari pemerintah terkait penggunaan anggaran untuk pengurukan tersebut," jelasnya.
Wakil Ketua Komisi komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Lasuri mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan masukan kepada pemerintah daerah maupun pusat terkait biaya pengurukan KDMP.
Salah satu masukan yang akan disampaikan adalah, biaya pengurukan disiapkan dari program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD), meski harus melakukan perubahan peraturan bupati (perbup) setempat.
Pewarta: Muhammad YazidEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026