Bojonegoro (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, berupaya memperkuat kelembagaan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus yang ada di daerah setempat.

"Peningkatan SDM pengurus KDMP perlu dilakukan dengan mengadakan pelatihan-pelatihan, seperti pelatihan laporan keuangan dan Rapat Anggota Tahunan (RAT) saat ini," kata Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah di Bojonegoro, Jawa Timur, Senin.

Nurul menjelaskan keberadaan KDMP akan mampu membentuk kemandirian sosial masyarakat serta meningkatkan gotong royong dan berkelanjutan sehingga pengurus koperasi harus dibekali kemampuan yang dibutuhkan.

Selain itu, koperasi juga dapat memberikan peluang penyerapan tenaga kerja lokal serta memutus mata rantai pemasok karena langsung ke KDMP sehingga keuntungannya dapat dinikmati seluruh anggota.

"Harapannya koperasi (DKMP) dapat memberikan kesejahteraan masyarakat desa dan kemandirian ekonomi, untuk itu perlu bersinergi dan bekerja keras bersama-sama," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Plt Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro (Disdagkop UM) Kabupaten Bojonegoro Moh. Akhmadi menjelaskan pelatihan ini diikuti 430 desa perwakilan pengurus KDMP di Kabupaten Bojonegoro.

Menurutnya, 430 desa ini sudah berbadan hukum, memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan nomor induk koperasi seluruhnya.

Bahkan, kata dia, sejumlah 22 KDMP di Bojonegoro dipersiapkan bersama 1.000 KDMP seluruh Indonesia untuk diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto pada 18 Mei 2026.

"Adanya pelatihan ini supaya meningkatkan kapasitas pengurus dalam menyusun laporan keuangan sesuai standar akuntansi koperasi dan memastikan RAT sesuai regulasi, sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban kepada anggota, tata kelola yang sehat dan profesional," katanya.



Pewarta: Muhammad Yazid
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026