Pamekasan (ANTARA) - Forum Konsultasi Publik 2026 Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pamekasan, Jawa Timur mengusulkan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dicanangkan pemerintah melibatkan para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

"Selain aspirasi tentang pelibatan pelaku UMKM, pada Forum Konsultasi tadi, kami juga menerima aspirasi tentang pentingnya penyederhanaan aplikasi laporan pengelolaan keuangan," kata Kepala KPPN Tipe A1 Pamekasan Trimo Yulianto sesuai kegiatan itu, Kamis.

Acara yang digelar di aula KPPN ini menghadirkan sebanyak 35 perwakilan dari sejumlah institusi pemerintahan di empat kabupaten di Pulau Madura, mulai dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Kabupaten Sumenep, termasuk perwakilan pelaku usaha UMKM, perguruan tinggi dan media massa.

Menurut Trimo, forum itu sengaja digelar untuk mengevaluasi program yang telah berjalan sejak awal 2026, terutama yang berkaitan dengan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto. Di antaranya MBG, Kampung Nelayan Merah Putih, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan program swasembada pangan.

Aspirasi lain yang juga disampaikan di forum itu tentang pentingnya institusi itu menyampaikan realisasi program berkala, sehingga masyarakat mengetahui program dan realisasi anggaran dari negara untuk masyarakat Madura.

"Yang jelas, semua masukan di forum tadi akan menjadi perhatian dan laporan kami ke atasan," kata Yulianto.

Pada Forum Konsultasi Publik Tahun 2026 itu, Kepala KPPN Trimo Yulianto memaparkan, APBN regional Madura hingga realisasi 30 April mencapai Rp933, 59 miliar dengan jumlah belanja negara mencapai Rp2,695 triliun atau defisit Rp1,671 triliun

"Realisasi ini mengalami penurunan sebesar 10 persen dibanding periode yang sama pada 2025," kata Yulianto.



Pewarta: Abd Aziz
Uploader : Taufik
COPYRIGHT © ANTARA 2026