Secara individu maupun kolektif, permainan kami sangat buruk
Surabaya (ANTARA) - Pelatih Persik Kediri Marcos Reina Torres menilai penampilan timnya sangat buruk dan tidak layak diterima suporter setelah kalah telak lima gol tanpa balas dari Persebaya Surabaya pada pekan terakhir BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu sore.
“Ini adalah performa yang sangat buruk, performa yang tidak bisa diterima. Secara individu maupun kolektif, permainan kami sangat buruk,” kata Marcos saat konferensi pers usai pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Sabtu malam.
Ia menyebut satu-satunya hal yang dapat dilakukan timnya saat ini adalah meminta maaf kepada para pendukung Persik Kediri atas hasil mengecewakan tersebut.
Selain itu, pelatih asal Spanyol itu menilai timnya gagal memenangkan duel-duel penting dan tidak mampu memainkan gaya permainan yang selama ini menjadi ciri khas Persik.
“Hari ini kami buruk dalam segala hal. Kami kalah duel dan tidak bermain dengan cara kami sendiri, jadi mustahil untuk menang,” ucapnya.
Meski demikian, Marcos memastikan Persik akan bekerja keras selama jeda kompetisi agar mampu tampil lebih baik pada musim depan.
Di sisi lain, Marcos enggan berbicara banyak mengenai rencana musim depan karena ingin fokus melakukan evaluasi terhadap pertandingan terakhir musim ini yang menurutnya sangat mengecewakan.
“Ketika kami bermain dengan cara kami sendiri saat menyerang maupun bertahan, kami adalah tim yang kompetitif. Namun hari ini kami tidak bermain dengan cara kami,” tuturnya.
Sementara itu, pemain Persik Faris Aditama mengakui Persebaya tampil lebih baik dalam pertandingan tersebut walaupun seluruh pemain Persik telah berusaha maksimal.
“Persebaya memang lebih baik hari ini, tetapi anak-anak sudah bekerja keras. Semoga tahun depan Persik Kediri bisa lebih baik lagi,” kata Faris.
Persik Kediri mengakhiri kompetisi BRI Super League musim 2025/2026 di peringkat ke-12 dengan 39 poin hasil dari 11 kemenangan, enam seri, dan 17 kekalahan. Macan Putih mencetak 42 gol dan kebobolan 61 kali dengan selisih gol -19.
Pewarta: Naufal Ammar ImaduddinEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026