Surabaya, Jatim (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan pasokan dan distribusi bahan bakar masyarakat (BBM) bagi masyarakat tetap aman dan lancar di tengah dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.
“Kami memastikan kondisi stok BBM di wilayah Jatimbalinus saat ini berada pada level yang aman,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus Ahad Rahedi di Surabaya, Jawa Timur, Jumat.
Ahad menyatakan perusahaan terus memantau secara cermat perkembangan global yang berpotensi mempengaruhi proses pendistribusian energi di dalam negeri.
Saat ini, kata dia, rata-rata ketahanan stok BBM khususnya di wilayah Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus dipastikan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya di momen Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
Ketersediaan tersebut terus diperkuat melalui pasokan rutin dan terjadwal sesuai perencanaan suplai dan distribusi yang telah ditetapkan dan ditambah pola build up stock yang sudah dijalankan semenjak jelang Bulan Ramadhan.
Ia menambahkan, pendistribusian BBM ke lembaga penyalur sejauh ini berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus memperkuat koordinasi lintas sektor dengan pemerintah, aparat penegak hukum, serta berbagai pemangku kepentingan guna mengantisipasi dinamika maupun potensi gangguan dalam proses distribusi.
Sebagai langkah antisipatif, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga mengimplementasikan metode Regular, Alternative, dan Emergency (RAE) dalam pengelolaan rantai pasok dan distribusi energi.
Berbagai langkah mitigasi dilakukan untuk memastikan ketahanan pasokan tetap terjaga dengan memprioritaskan keselamatan pekerja, keamanan aset, serta keberlangsungan operasional melalui pemantauan intensif dan penguatan manajemen risiko.
Selain itu dalam rangka menyambut momen arus mudik dan perayaan Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus juga akan memulai Kick Off Kesiapan Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idul Fitri pada 9 Maret 2026.
Satgas ini dibentuk untuk memastikan kesiapan infrastruktur, suplai, serta layanan energi bagi masyarakat selama periode Ramadan hingga Idul Fitri.
Pertamina pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu panik dalam membeli BBM sesuai kebutuhan.
Apabila menemukan pelanggaran atau ketidaknyamanan di lembaga penyalur, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135.
