Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga telah menambah pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Jember, Jawa Timur hingga stok tersebut cukup melimpah dan diprediksi dapat memenuhi kebutuhan masyarakat hingga usai Lebaran 2026.
"Ketersediaan BBM di wilayah Kabupaten Jember dalam kondisi aman bahkan melimpah," kata Bupati Jember Muhammad Fawait usai melakukan rapat koordinasi (rakor) bersama jajaran Kepolisian, pihak Pertamina, Hiswana Migas, serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Pendapa Wahyawibawagraha Jember, Sabtu.
Berdasarkan laporan dari Pertamina, lanjut dia, stok BBM di wilayah Jember tidak hanya cukup, tetapi juga tersedia dalam jumlah yang melimpah. Bahkan, pasokan terus ditambah untuk menjaga stabilitas ketersediaan bahan bakar bagi masyarakat di kabupaten setempat.
"Pada Jumat (6/3), Kabupaten Jember mendapatkan tambahan distribusi sekitar 100 ribu liter BBM dan hari Sabtu ini kembali dilakukan penambahan sekitar 300 ribu liter BBM untuk memperkuat pasokan di seluruh SPBU di wilayah Jember," tuturnya.
Menurutnya penambahan pasokan BBM di Kabupaten Jember tersebut menjadi bukti komitmen Pertamina dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.
"Dengan adanya tambahan tersebut, pemerintah memastikan bahwa stok BBM di Kabupaten Jember akan mencukupi hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, bahkan dipastikan tetap tersedia setelah Lebaran.
Ia menjelaskan stok BBM di Jember sangat aman, bahkan melimpah, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan karena pasokan akan terus ditambah oleh Pertamina dari Depot Banyuwangi.
"Saya mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang serta bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif, khususnya di bulan suci Ramadhan. Insya Allah segera kembali normal. Mari fokus menyambut hari-hari terakhir Ramadhan dengan kegiatan ibadah yang penuh keberkahan," katanya.
Pantauan di lapangan, antrean kendaraan memang masih terlihat di beberapa SPBU di wilayah perkotaan Jember, namun di kawasan pinggiran kota maupun wilayah luar perkotaan terlihat antrean masih berada dalam area SPBU.
Sebagai bentuk pengawasan, Pemkab Jember bersama Polres Jember akan melakukan pemantauan langsung di sejumlah SPBU untuk mengantisipasi adanya oknum yang membeli BBM dalam jumlah besar dengan tujuan menimbun atau memperjualbelikan kembali dengan harga yang lebih tinggi.
"Petugas akan memberikan peringatan terlebih dahulu kepada pihak yang terindikasi melakukan penimbunan. Namun apabila tetap dilakukan, maka pihak kepolisian akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku," ujarnya.
