Malang Raya (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur (Jatim) mendapatkan tiga bus tambahan dari hasil kolaborasi dengan pihak swasta untuk pelaksanaan program mudik gratis 2026.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Widjaja Saleh Putra di Kota Malang, Kamis, menyebut total angkutan mudik gratis dipastikan tersedia enam unit bus.

 

"Alhamdulillah, kami mendapatkan tambahan tiga unit bus, kolaborasi dengan swasta. Penambahan ini membuat jumlah angkutan untuk mudik gratis menjadi enam unit," kata Widjaja.

Dari hasil penghitungan Dishub, penambahan bus ini juga meningkatkan kuota peserta mudik gratis menjadi 224 orang dari sebelumnya 120 orang.

Dia menyampaikan jumlah angkutan mudik gratis yang tersedia saat ini berpotensi kembali bertambah, sebab pihaknya sedang mengupayakan untuk kembali berkolaborasi dengan pihak swasta di Kota Malang.

Skema kolaborasi sengaja ditempuh oleh Pemkot Malang karena untuk mengurangi beban anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

"Kami masih menunggu respons pihak swasta lain," ujarnya.

Karena masih menunggu kemungkinan adanya tambahan armada, Dishub setempat belum menentukan jadwal pasti pembukaan pendaftaran peserta mudik gratis.

Namun, kata dia, jadwal pendaftaran tidak akan terlalu jauh dari rencana pemberangkatan rombongan pemudik pada 17 Maret 2026.

Meski demikian, kuota final yang akan dibuka diutamakan untuk warga ber-KTP Kota Malang. Pendaftaran bisa dilakukan secara daring maupun datang ke kantor Dishub Kota Malang.

 

 

Adapun proyeksi rute mudik gratis 2026, yaitu Pulau Madura, Kabupaten Banyuwangi via Kabupaten Jember, Kabupaten Ponorogo, hingga Kabupaten Pacitan.

Penentuan rute mengacu dari hasil evaluasi Dishub Kota Malang terhadap rute yang dibuka saat mudik gratis 2025 dan hasilnya daerah tersebut paling diminati oleh masyarakat.

Dia menambahkan dibukanya mudik gratis bukan semata untuk memberikan kemudahan masyarakat dalam merayakan Hari Raya Idul Fitri ,tetapi juga bertujuan mengurangi kemacetan lalu lintas.

"Kami berharap semuanya berjalan dengan lancar dan aman," tuturnya.



Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Astrid Faidlatul Habibah

COPYRIGHT © ANTARA 2026