Surabaya (ANTARA) - Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR) RI Arizal Tom Liwafa meraih gelar doktor di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya dengan meneliti inovasi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) berkelanjutan nasional.
Ia resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) setelah mempertahankan disertasi dalam ujian terbuka di Kampus Pascasarjana Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.
“Penelitian ini penting untuk memahami bagaimana perusahaan, khususnya UMKM, dapat terus berinovasi dan bersaing secara berkelanjutan di era yang semakin kompetitif,” ujar Arizal usai sidang.
Dalam disertasi berjudul “Pengaruh Entrepreneurial Orientation dan Knowledge Transfer Terhadap Innovation Aesthetics dan Sustainable Competitive Advantage”, Arizal meneliti pengaruh orientasi kewirausahaan dan transfer pengetahuan terhadap inovasi estetika serta keunggulan kompetitif berkelanjutan, terutama pada sektor UMKM di Indonesia.
“Bahasa sederhananya, sebagai entrepreneur kita harus selalu berinovasi agar produk kita tidak tergerus. Inovasi estetika ini menjadi salah satu kunci agar UMKM punya daya saing yang berkelanjutan,” katanya.
Menurut dia, seorang wirausaha perlu memiliki orientasi inovatif, proaktif, serta berani mengambil risiko agar mampu bertahan dalam persaingan pasar yang semakin dinamis.
Ia juga menyoroti tantangan UMKM yang masih menghadapi keterbatasan riset dan belum optimal memanfaatkan media sosial.
Namun, Arizal menilai perkembangan platform digital dan marketplace membuka peluang untuk memperluas akses pasar lintas daerah hingga mancanegara.
Dalam proses studinya, ia menargetkan publikasi pada jurnal internasional bereputasi terindeks Scopus Q1 yang melalui proses audit eksternal serta penilaian akademik global.
“Kalau mau cepat mungkin bisa saja, tapi saya memilih mengejar kualitas. Q1 itu diverifikasi secara internasional, jadi memang butuh proses lebih panjang,” katanya.
Meski telah meraih gelar doktor, Arizal mengaku akan beristirahat sejenak dari aktivitas akademik sebelum menentukan langkah berikutnya, seraya berharap risetnya memberi kontribusi bagi pengembangan UMKM dan perekonomian nasional.
“Harapannya, riset ini bukan hanya menjadi capaian akademik, tetapi juga benar-benar bisa bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Pewarta: Willi IrawanEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026