Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Jember memusnahkan ribuan botol minuman keras yang merupakan hasil Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) untuk menjaga kekhusyukan ibadah umat Muslim di bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah.
"Langkah tegas itu menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi yang aman dan kondusif menjelang Lebaran sekaligus menjaga ketertiban sosial selama Ramadhan," kata Kapolres Jember AKBP Bobby A Condroputra di Jember, Jawa Timur, Kamis.
Dalam kesempatan itu, Polres Jember bersama jajaran forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) setempat memusnahkan ribuan botol minuman keras, narkotika, hingga knalpot tidak sesuai spesifikasi hasil Operasi Pekat di alun-alun Kabupaten Jember.
Menurutnya kegiatan itu bukan sekadar seremonial saja, tetapi bentuk komitmen Forkopimda Jember dalam memberantas penyakit masyarakat secara berkelanjutan di wilayah setempat.
“Ramadhan harus menjadi momentum meningkatkan kualitas ibadah dan menjaga ketertiban bersama. Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran miras, narkotika, maupun aktivitas yang meresahkan masyarakat," tuturnya.
Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil razia intensif dalam beberapa pekan terakhir berupa minuman keras berbagai merek sebanyak 630 botol dan arak sebanyak 14.700 botol.
Untuk barang bukti narkotika dan obat terlarang yakni obat keras berbahaya sebanyak 91.000 butir, ganja 1.008,86 gram, ekstasi 12,55 gram dan sabu sebanyak 978,54 gram.
Selain itu, sebanyak 25 batang knalpot brong turut dimusnahkan karena dinilai meresahkan masyarakat dan mengganggu ketertiban umum.
"Saya juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan masing-masing," ujarnya.
Dengan penindakan itu, lanjut dia, Polres Jember berharap suasana Ramadhan hingga Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Jember dapat berlangsung aman, damai, dan penuh keberkahan.
