Kalau memang ada keterbatasan anggaran dan SDM, minimal berikan pelatihan peningkatan kompetensi agar pelayanan kepada anak-anak bisa lebih maksimal.

Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso, meminta Pemerintah Kota Surabaya menambah sumber daya manusia (SDM) khususnya guru bidang inklusi di sekolah dasar (SD).

“Kami berharap adanya penambahan sumber daya manusia khusus untuk guru bidang inklusi di SD-SD yang ada di Surabaya. Kalau memang ada keterbatasan anggaran dan SDM, minimal berikan pelatihan peningkatan kompetensi agar pelayanan kepada anak-anak bisa lebih maksimal,” kata Cahyo di SDN Airlangga I Surabaya, Senin.

Menurut legislator daerah pemilihan Surabaya ini, pelayanan pendidikan inklusi di sejumlah SD di Surabaya saat ini sudah berjalan baik. 

Namun, peningkatan dukungan dari pemerintah dinilai penting agar kualitas pembelajaran semakin optimal, terutama bagi siswa berkebutuhan khusus.

Ia menilai keberadaan guru inklusi sangat berperan dalam menunjang tumbuh kembang kognitif siswa. 

Selain itu, dukungan lingkungan sekolah dan teman sebaya juga menjadi faktor penting dalam menciptakan proses belajar yang inklusif dan kondusif.

“Sekarang sudah baik, tetapi agar lebih maksimal lagi, pemerintah perlu memberikan stimulus yang lebih kepada guru-guru kita agar semakin semangat memberikan yang terbaik bagi generasi penerus,” ujar Ketua Gerindra Surabaya ini.

Cahyo menegaskan sekolah inklusi berbeda dengan Sekolah Luar Biasa (SLB), karena sekolah dasar inklusi tetap menerima siswa reguler sekaligus siswa berkebutuhan khusus dalam satu lingkungan belajar yang sama.

Cahyo juga mengapresiasi komitmen SDN Airlangga I Surabaya, meskipun memiliki keterbatasan SDM, sekolah tersebut mampu memberikan layanan maksimal kepada sekitar 61 siswa kategori inklusi.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Kota Surabaya bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat bersinergi memperkuat dukungan terhadap sekolah dasar inklusi, khususnya dalam penyediaan tenaga pendidik yang kompeten.



Pewarta: Faizal Falakki
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026