Surabaya (ANTARA) - Founder AIDIA Creative (PT AIDIA Kreasi Digital) Aldo Adela menegaskan keberhasilan agensi kreatif tidak ditentukan oleh viralitas semata, melainkan oleh kekuatan sistem kerja dan efisiensi operasional dalam menghadapi dinamika industri kreatif yang semakin kompetitif.
“Kami ingin membuat business talk yang benar-benar relevan. Tidak kaku, tidak penuh jargon, tapi berbasis pengalaman nyata para pelaku bisnis. Diskusi bisnis seharusnya bisa dinikmati, sekaligus memberi insight yang bisa langsung dipakai,” ujar Aldo di Surabaya, Kamis.
Pernyataan tersebut disampaikan Aldo dalam kegiatan #GetTheAIDIA yang digelar AIDIA Creative di Kowloon Crave & Groove, Surabaya, bertepatan dengan peringatan lima tahun perjalanan perusahaan sekaligus kick off program menuju 2026.
Kegiatan yang dikemas sebagai modern conceptual business talk itu menghadirkan format diskusi bisnis yang lebih visual, interaktif, dan berbasis pengalaman praktisi, dengan mengangkat tema antara lain lanskap media sosial 2026, digital marketing, offline marketing, marketplace, serta pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk efisiensi kerja.
“Di AIDIA, kami percaya pertumbuhan bisnis tidak dibangun dari janji viral, tapi dari sistem yang rapi dan efisiensi kerja. Itu juga yang kami bawa ke #GetTheAIDIA,” katanya.
Aldo menilai, banyak agensi kreatif saat ini lebih menjual janji viralitas tanpa didukung sistem yang terstruktur, sehingga hasil yang diberikan kepada klien cenderung tidak berkelanjutan. Menurut dia, agensi seharusnya berperan sebagai mitra pertumbuhan bisnis, bukan sekadar produsen konten.
Ia menambahkan, AIDIA Creative memosisikan diri sebagai creative partner yang memanfaatkan teknologi AI sebagai pendorong efisiensi, namun tetap menempatkan peran manusia dalam kontrol strategi dan kualitas kreatif.
Acara tersebut dihadiri hampir 150 peserta yang terdiri atas CEO, jajaran C-Level, pemilik usaha, wirausahawan, serta kreator konten di Surabaya. Selain Aldo Adela, diskusi juga menghadirkan Co Founder & Creative Director AIDIA Creative Pamela Felita serta Co Founder sekaligus Direktur Operasional AIDIA Creative Adelia Yulianti.
Pamela menyoroti perubahan fungsi media sosial yang kini berkembang menjadi media utama komunikasi dan pemasaran, sedangkan Adelia membagikan praktik penggunaan sistem kerja dan AI untuk menjaga kualitas sekaligus kecepatan eksekusi.
Melalui penyelenggaraan #GetTheAIDIA, AIDIA Creative menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang diskusi yang relevan bagi pelaku bisnis dan industri kreatif, sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis berbasis kreativitas, sistem, dan teknologi.
