Ponorogo, Jawa Timur (ANTARA) - Komandan Kodim 0802/Ponorogo Letkol Arh.Farauk Saputra mengajak aparat desa dan masyarakat di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur untuk mendukung penuh Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang mulai berproses di wilayah tersebut.
"Pemerintah menghadirkan KDKMP sebagai sarana penguatan ekonomi rakyat. Karena itu dibutuhkan dukungan dan keterlibatan semua pihak agar program ini berjalan sesuai target," kata Farauk saat memberikan pengarahan kepada para kepala desa di Kecamatan Sawoo, Ponorogo, Senin.
Farauk mengatakan KDKMP merupakan program strategis pemerintah untuk memperkuat ekonomi desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan usaha berbasis potensi lokal.
Ia menjelaskan KDKMP dirancang untuk mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemanfaatan potensi lokal, serta penyediaan layanan terpadu seperti sembako, apotek, simpan pinjam, hingga klinik desa.
Menurut Farauk, keberadaan KDKMP juga diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru serta memastikan pemanfaatan Dana Desa lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
"Dengan dukungan masyarakat dan kesiapan infrastruktur, KDKMP dapat menjadi pilar ekonomi desa," ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah memperoleh persetujuan awal untuk memanfaatkan sejumlah aset milik pemerintah daerah, termasuk tanah kas desa yang saat ini berdiri bangunan sekolah tidak terpakai, sebagai lokasi pendirian KDKMP.
"Bangunan lama bisa dibongkar. Pendirian KDKMP tidak cukup hanya rehabilitasi, tetapi harus membangun gedung baru sesuai standar," katanya.
Sesuai ketentuan, lanjut Farauk, gedung KDKMP harus memiliki luas sekitar 600 meter persegi dengan lebar minimal 30 meter dan panjang 20 meter agar operasional koperasi berjalan optimal.
Di Kabupaten Ponorogo, pemerintah menargetkan pembangunan 307 unit KDKMP. Hingga kini, sebagian sudah memasuki tahap pembangunan dan validasi data.
