Jember, Jawa Timur (ANTARA) - Volume penumpang kereta api di sejumlah stasiun wilayah Daerah Operasi 9 Jember sepanjang Pasuruan hingga Banyuwangi, Jawa Timur tetap tinggi menjelang akhir libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
"Hari ini masih cukup tinggi lonjakan penumpang yakni penumpang naik sebanyak 10.883 orang, sedangkan penumpang turun mencapai 10.073 orang," kata Manager Hukum dan Humas Daop 9, Cahyo Widiantoro di Jember, Sabtu.
Menurutnya angka tersebut masih akan terus bertambah hingga malam hari seiring masih berlangsungnya pergerakan penumpang di sejumlah stasiun wilayah Daop 9 Jember.
Pada Minggu (4/1) yang diprediksi sebagai hari terakhir masa libur Nataru, jumlah penumpang diperkirakan masih cukup tinggi yakni berada di kisaran 12 ribu penumpang.
"Kami memprediksi puncak arus balik Nataru masih akan terjadi pada hari terakhir libur Nataru, sehingga kami mengimbau kepada para penumpang agar datang ke stasiun lebih awal dari jadwal keberangkatan guna menghindari antrean serta memastikan proses boarding berjalan lancar," katanya.
Ia mengatakan terhitung sejak 18 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, tercatat volume penumpang yang menggunakan layanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember masih tergolong padat.
"Selama periode tersebut, jumlah penumpang naik mencapai 194.899 orang, sedangkan penumpang turun tercatat sebanyak 195.885 orang," ujarnya.
Cahyo mengatakan angka itu menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan masyarakat dalam mendukung mobilitas selama libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
"Daop 9 Jember juga terus memastikan kesiapan petugas, sarana, dan prasarana agar pelayanan kepada pelanggan tetap aman, nyaman, dan tepat waktu hingga berakhirnya masa Angkutan Nataru 2025/2026," katanya.
