Sukabumi - Calon Gubernur Jawa Barat, Rieke Diah Pitaloka dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan atau PDIP menargetkan warga daerah itu tidak ada lagi yang menjadi tenaga kerja Indonesia (TKI). "Jabar merupakan daerah yang kaya, seharusnya tidak ada TKI yang berkerja di luar negeri maka kami menargetkan warga Jabar tidak ada lagi yang pergi mencari kerja menjadi TKI," kata Rieke kepada ANTARA di Sukabumi, Minggu. Menurut Rieke, dirinya yang berpasangan dengan Teten Masduki dalam Pemilihan Gubernur Jabar 24 Februari 2013 ini, mempunyai program agar warga di Jabar tidak ada lagi yang berangkat menjadi TKI, seperti melalui perluasan lapangan pekerjaan. Selain itu, mengolah sumber daya alam untuk digunakan oleh masyarakat dan memberikan bantuan permodalan agar masyarakat bisa berwirausaha sendiri dan mandiri, tanpa harus pergi ke luar negeri untuk mencari nafkah. "Saya sangat prihatin saat berkunjung ke Sukabumi ternyata cukup banyak anak yang ditinggalkan orang tuanya karena menjadi TKI. Dan kami bertekad agar warga Jabar tidak ada lagi mempunyai pikiran ingin menjadi TKI," ucapnya. Di sisi lain, khususnya Sukabumi yang memiliki potensi sumber daya alam yang sangat melimpah ternyata tidak dinikmati oleh rakyat, yang lebih prihatin lagi banyak SDA yang dikuasi oleh orang luar negeri seperti hasil laut dan tambang. Bahkan, dari informasi yang diperolehnya Sukabumi yang merupakan salah satu daerah yang memiliki lokasi tambang emas, ternyata ada warga yang bekerja menjadi penambang emas di luar negeri. Lebih lanjut, Jabar harus segera dibenahi melalui program yang tepat sasaran. Dari pengalokasian APBD dan APBN juga harus dibenahi agar tepat sasaran karena dana tersebut merupakan uang rakyat dan harus dikembalikan kepada rakyat untuk peningkatan kesejahteraan. "Jika nanti saya terpilih menjadi pemimpin Jabar, progam kerja saya adalah meningkatkan kesejahteraan, pendidikan, kesehatan dan membentuk masyarakat yang kuat dan terbebas dari kemiskinan. Dan terjun langsung ke masyarakat untuk mengetahui apa keinginan utamanya sehingga bantuan tepat yang dibutuhkan masyarakat," kata Rieke yang juga duduk di Komisi IX DPR-RI bidang Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Selama tiga hari di Sukabumi, Rieke juga menyempatkan diri menyapa warga dan membuka jalan santai Banteng Muda Indonesia (BMI) Kabupaten Sukabumi yang diikuti ribuan warga Palabuhanratu.(*)
Berita Terkait
Antara Natal, tahun baru, dan kebersamaan di saat sulit
25 Desember 2025 15:14
Dewas ANTARA harap kinerja Biro Jatim terus tumbuh
17 Desember 2025 19:30
ANTARA terima penghargaan peran penyebaran informasi Kumham Imipas
17 Desember 2025 13:59
Konjen RRT-ANTARA Jatim masifkan penyebaran informasi positif dua negara
16 Desember 2025 19:45
DPR nilai pemberitaan ANTARA masih menjadi tolok ukur
16 Desember 2025 19:02
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim: ANTARA miliki karakter yang berbeda
16 Desember 2025 18:16
Ketua Dewas ANTARA: Kantor berita bertanggung jawab tangkal hoaks
16 Desember 2025 18:00
Kadis Kominfo Jatim apresiasi peran ANTARA jaga kualitas informasi
16 Desember 2025 17:02
