Tulungagung, Jatim (ANTARA) - Kepolisian Resor Tulungagung, Jawa Timur menyiagakan personel pada sejumlah lokasi wisata pesisir selatan di daerah itu selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung dan meningkatnya risiko kecelakaan laut.
Kapolres Tulungagung AKBP Mohammad Taat Resdi, di Tulungagung, Minggu, mengatakan pengamanan difokuskan pada pantai-pantai yang berada di empat kecamatan, yakni Besuki, Pucanglaban, Kalidawir dan Tanggunggunung karena diprediksi ramai kunjungan wisatawan.
"Kapolsek jajaran sudah kami instruksikan untuk melakukan pengamanan di lokasi wisata pantai selama libur Nataru," kata Taat.
Jajaran kepolisian di masing-masing polsek wajib melakukan patroli rutin dan pengawasan melekat di lokasi wisata pantai guna memberikan pengawasan sekaligus imbauan keselamatan kepada pengunjung.
Menurut dia, personel akan mengingatkan wisatawan agar tidak melakukan aktivitas berisiko, seperti berenang di zona berbahaya atau mendekati area rawan ombak.
Perhatian khusus juga diberikan pada objek wisata Kedung Tumpang, menyusul kejadian wisatawan terseret ombak pada tahun sebelumnya.
Selain itu, kepolisian meminta pengelola wisata dan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) memasang rambu keselamatan serta menyiapkan sistem pengeras suara untuk menyampaikan peringatan secara berkala kepada pengunjung.
Pengamanan juga dilakukan di luar kawasan wisata, termasuk patroli dan pengaturan lalu lintas di jalur menuju pantai, khususnya di Jalur Lintas Selatan (JLS), guna mengantisipasi kepadatan kendaraan.
"Personel akan disiagakan untuk mengurai kepadatan lalu lintas, terutama pada hari libur tertentu yang biasanya terjadi lonjakan wisatawan," ujar Taat.
