Surabaya (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur M. Hadi Setiawan bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menyalurkan bantuan apresiasi kepada pelaku budaya sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian seni dan budaya lokal.
“Pelaku budaya adalah penjaga budaya yang hidup di tengah masyarakat. Di tengah derasnya arus budaya asing, keberadaan mereka sangat penting agar jati diri bangsa tetap terjaga,” ujar Hadi, melalui keterangan yang diterima di Surabaya, Senin.
Penyaluran apresiasi yang digelar di Kantor DPD Partai Golkar Kabupaten Kediri tersebut menyasar 20 pelaku budaya dari Kabupaten dan Kota Kediri, masing-masing penerima dana apresiasi sebesar Rp1 juta.
M. Hadi Setiawan, yang akrab disapa Cak Hadi, mengatakan pelaku budaya membutuhkan perhatian khusus karena memiliki peran penting sebagai penjaga nilai-nilai luhur bangsa di tengah masyarakat.
Ketua Golkar Kabupaten Kediri ini menegaskan, penyaluran dana apresiasi tersebut merupakan wujud perhatian dan keberpihakan kepada pelaku budaya yang selama ini konsisten menjaga dan merawat seni tradisi.
Menurutnya, kehadiran pemerintah dan wakil rakyat diharapkan mampu memberi keyakinan kepada para pelaku budaya bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam upaya pelestarian budaya.
“Kami akan bersama-sama menghidupkan budaya dan meneruskan ajaran leluhur, agar seni dan budaya ini tidak hilang dan tetap dikenang oleh generasi penerus,” tutur Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Jatim.
Salah seorang penerima manfaat, Dwi Prayoga, pelaku seni jaranan asal Desa Menang, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan.
Hal senada disampaikan M. Hanip, pelaku seni budaya pecut asal Kelurahan Kemasan, Kota Kediri. Ia berharap pendampingan terhadap pelaku seni dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami berharap Cak Hadi terus mendampingi para pelaku seni di Kediri Raya agar seni dan budaya lokal tetap lestari,” katanya.
