Surabaya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menegaskan komitmen meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat usai meraih dua penghargaan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia pada ajang Kabupaten/Kota Sehat dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat Award 2025.
“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah bukti atas semua kerja keras dan dedikasi seluruh tim. Ini merupakan momentum strategis bagi kita untuk terus memantapkan komitmen dalam mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkesinambungan dan merata di seluruh wilayah Jawa Timur,” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Sabtu.
Penghargaan tersebut meliputi predikat Terbaik 2 Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat Tingkat Provinsi Tahun 2025 serta Tanda Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat setelah Jawa Timur mencapai status Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS), yang menjadi indikator peningkatan sanitasi dan perilaku hidup bersih.
Khofifah menegaskan capaian Open Defecation Free 100 persen bukan sekadar pencapaian angka, melainkan gambaran perubahan perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat yang berdampak pada penurunan penyakit berbasis lingkungan serta mendukung penanganan stunting di Jawa Timur.
Ia menyebut Tim Pembina Kabupaten/Kota Sehat berperan sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah dalam memastikan program kesehatan berdampak langsung bagi masyarakat.
Keberhasilan tersebut juga sejalan dengan peningkatan implementasi Sanitasi Total Berbasis Masyarakat, yang menunjukkan komitmen Jawa Timur dalam memperkuat kesadaran hidup sehat dan mendorong peningkatan usia harapan hidup masyarakat.
Khofifah mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat kolaborasi guna mewujudkan lingkungan sehat, bersih, dan layak huni sebagai bagian dari upaya menuju Indonesia Emas 2045.
“Saya pesan, penghargaan ini sebagai pendorong semangat guna wujudkan Indonesia Sehat dalam menyongsong Indonesia Emas 2045,” katanya.
Khofifah tegaskan komitmen tingkatkan kualitas kesehatan Jatim
Sabtu, 29 November 2025 15:30 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim
