Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Nanang Avianto mengingatkan bahwa keberadaan Korps Brigade Mobil (Brimob) memiliki peran strategis dalam penanganan peristiwa bencana, khususnya di wilayah setempat.
"Brimob Polda Jatim juga memiliki peran strategis dalam penanggulangan bencana seperti banjir dan tanah longsor di sejumlah daerah," kata Nanang dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Brimob di Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat.
Menurutnya, respons cepat Brimob dalam operasi kemanusiaan tersebut dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat terdampak.
Dalam upaya untuk menghadapi adanya potensi bencana di Jawa Timur, Nanang menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel dengan memperkuat sinergi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas).
Sementara terkait keamanan, Nanang mengatakan bahwa Satuan Brimob Polda Jatim merupakan tulang punggung berbagai operasi di berbagai wilayah, termasuk dalam pengamanan Pemilu 2024 hingga pengendalian unjuk rasa skala besar pada Agustus hingga September.
Dalam kesempatan itu, Nanang mengingatkan kepada seluruh anggota satuan bahwa tantangan keamanan ke depan akan semakin kompleks, termasuk potensi gangguan keamanan pascapemilu, ancaman terorisme, serta tumbuhnya paham radikalisme yang memerlukan penanganan berkelanjutan yang presisi.
Ia mengingatkan seluruh anggota Brimob Polda Jatim untuk terus meningkatkan kemampuan spesialisasi personel, seperti penanggulangan teror, penjinakan bom, penanganan aksi unjuk rasa yang humanis, serta kemampuan dalam pencarian dan pertolongan (SAR).
"Selain itu penting untuk para personel dalam menjaga integritas dan kedisiplinan, serta bijak dalam menggunakan media sosial, dan juga menjauhi tindakan arogan yang dapat mengurangi kepercayaan masyarakat," kata Nanang.
Sementara itu, Komandan Satuan Brimob Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Suryo Sudarmadi menjelaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana di Jawa Timur.
Suryo menyampaikan bahwa Sat Brimob Polda Jatim telah menyiapkan personel khusus berjumlah 30 orang dalam satu pleton di masing-masing 14 Batalyon Pelopor yang siap siaga dalam menanggulangi potensi bencana di seluruh wilayah Jawa Timur.
