Jakarta - PT Semen Gresik Tbk berhasil meraih anugerah penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (Proper) emas dari Kementerian Lingkungan Hidup, karena berhasil meningkatkan efisiensi perusahaan melalui pengelolaan lingkungan. "Penghargaan ini menjadi bukti bahwa dalam pengelolaan lingkungan, perseroan tidak hanya mengikuti standar yang ditetapkan tetapi telah melakukan praktik terbaik yang terpadu dan berkelanjutan," kata Direktur Utama PT Semen Gresik Dwi Soetjipto dalam acara Malam Anugerah Lingkungan Proper 2012, di Jakarta, Senin (3/12). Proper emas itu diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Boediono kepada Direktur Utama PT Semen Gresik Dwi Soetjipto. PT Semen Gresik sebagai penerima anugerah proper emas berkomitmen meningkatkan tata kelola lingkungan berkualitas demi terciptanya praktik bisnis berkelanjutan. Perseroan menyadari pengelolaan lingkungan yang baik akan mewujudkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. "Semen Gresik telah membuktikan dengan mewujudkan 'green industry'. Bisnis kami bisa tumbuh membesar dan mampu menjadi pemimpin pasar di industri semen nasional," ujarnya. Dwi meyakini perusahaan yang tak peduli pada lingkungan pasti akan rugi sendiri. Oleh karena itu, dirinya menekankan tidak akan rugi perusahaan jika punya perhatian tinggi terhadap lingkungan. "Pengelolaan lingkungan jangan dianggap sebagai 'cost center' tapi bentuk tanggungjawab kita untuk menjaga bumi sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis. Tanpa alam yang lestari dan lingkungan sosial yang kondusif, mustahil perusahaan bisa beroperasi dengan baik," jelasnya. Semen Gresik sendiri telah menempatkan lingkungan sebagai pilar perusahaan. Praktik bisnis yang dijalankan kelompok usaha semen terbesar di Indonesia ini berbasis pada tiga pilar, yakni kinerja finansial (profit), pelestarian lingkungan (planet) dan pemberdayaan masyarakat (people). Menurut dia, keberhasilan pengelolaan lingkungan yang dilakukan Semen Gresik ini sekaligus mematahkan stigma bahwa industri semen selalu berimbas buruk ke lingkungan. Di Semen Gresik setiap investasi yang dilakukan selalu memperhatikan prinsip lingkungan. "Pengelolaan lingkungan dan sosial merupakan pilar dalam sistem mutu Semen Gresik, di samping pilar kinerja ekonomi. Oleh karenanya, di Semen Gresik pengelolaan lingkungan dan sosial sudah menyatu dengan profit," tambahnya. Penghargaan Proper 2012 diikuti 1.317 perusahaan di 22 provinsi. Secara keseluruhan, pemeringkatan Proper 2012 adalah peraih peringkat emas sebanyak 12 perusahaan, hijau 119 perusahaan, biru 771 perusahaan, merah 330 perusahaan dan hitam 79 perusahaan. Perusahaan yang mendapatkan peringkat merah pada 2012 akan mendapatkan pembinaan secara intensif dalam enam bulan untuk bisa meningkatkan peringkatnya menjadi biru. Sedangkan bagi perusahaan yang memperoleh peringkat hitam akan dilakukan proses penegakan hukum lingkungan. (*)
Berita Terkait
SIG latih UMK Gresik optimalkan "e-commerce" tingkatkan omzet
28 September 2025 07:28
SIG bersama Pemkab Gresik kerja sama kelola bahan bakar alternatif sampah
4 Maret 2024 13:11
Lakukan perpanjangan SNI, Semen Indonesia pastikan kualitas produk terjaga
20 Juni 2023 08:52
SIG bagikan dividen Rp1,65 triliun
17 April 2023 22:12
SIG bagikan 1.535 paket sembako di enam desa Gresik
5 April 2023 23:01
SIG berhasil uji coba aplikasi beton cepat kering di Jalan Karangawen-Godong
25 Januari 2023 09:17
SIG dukung Kementerian BUMN wujudkan transformasi di tengah tantangan ekonomi global
18 Januari 2023 08:41
SIG gelar lomba video kreatif rayakan satu dekade transformasi
4 Januari 2023 13:31
