Jakarta (ANTARA) - ANTARA dan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) menjalin kerja sama guna menyuarakan isu-isu terkait perempuan serta mengenalkan berbagai profesi perempuan dan kontribusinya pada pembangunan bangsa dalam 1000 hari sebelum peringatan 100 tahun Kowani pada 2028.
Direktur Keuangan, MSDM, dan Manajemen Risiko LKBN ANTARA Nina Kurnia Dewi mengatakan bahwa melalui kemitraan yang dijalin secara formal ini ANTARA mendampingi Kowani secara komersil, menyusun strategi komunikasi, mengeksekusi dan mengamplifikasi program-program dan suara dari Kowani sesuai dengan tujuan dan harapan.
"ANTARA sebagai kantor berita nasional yang menyuarakan optimisme pembangunan, membuat narasi yang penuh keseimbangan dan antihoaks, termasuk juga untuk membantu digital literasi, khususon bagi para perempuan Indonesia," kata Nina di ANTARA Heritage Center (AHC), Jakarta, Senin.
Dia menyebutkan, ada delapan produk ANTARA yang bisa dimanfaatkan untuk mengangkat suara-suara dan kisah inspiratif dari perempuan Indonesia, antara lain hard news, foto, video, infografis, dan feature berupa teks maupun video.
Nina berharap, dengan adanya kolaborasi ini perempuan Indonesia bisa menjadi subyek berita dan penggerak perubahan, bukan hanya sebagai obyek berita.
"Insya Allah ini semua akan meningkatkan kebersamaan kita untuk memperkuat peran media, untuk mengamplifikasi peran perempuan dalam membangun Indonesia maju," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Kowani Nannie Hadi Tjahjanto mengatakan, dalam kerja sama ini pihaknya akan mengenalkan 1000 jenis profesi yang dilakoni perempuan dalam 1000 hari menjelang peringatan 100 tahun Kowani.
Hal ini, katanya, karena selama ini publik hanya tahu sedikit profesi perempuan, seperti insinyur, polisi, tentara, PNS.
"Tentunya kerja sama ini kami maknai sebagai bentuk sinergi strategis antara gerakan perempuan dan media nasional untuk memperkuat narasi positif tentang perempuan Indonesia, memperluas jangkauan edukasi, serta menghadirkan informasi yang membangun kesadaran publik tentang peran perempuan dalam pembangunan bangsa," katanya.
Nannie berharap kerja sama ini dapat berlangsung lancar selama periodenya mengetuai Kowani, yakni hingga 2029.
Senada, Direktur Komersial, Pengembangan Bisnis, dan Teknologi Informasi (TI) LKBN ANTARA Jaka Sugiyanta mengatakan bahwa momen ini meneguhkan kembali kerja sama antara media nasional itu dan Kowani yang sudah dijalin sebelum kemerdekaan Indonesia.
"ANTARA akan terus mendukung Kowani. Program-program untuk mengangkat dan menyejahterakan, membuat perempuan-perempuan Indonesia unggul, ANTARA akan selalu ada di depan," kata Jaka terkait dukungan dari pihaknya.
Menurut dia, pengenalan 1000 profesi perempuan ini menjadi salah satu bentuk dukungan ANTARA bagi Kowani dan perempuan Indonesia.
