Petugas Kepolisian Resor Mojokerto memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan pada karnaval di Pacet Kabupaten Mojokert, Jawa Timur,  pada Kamis (24/8), sebagai wujud Polri senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat.

Kapolres Mojokerto AKBP Wahyudi melalui Kanitgakum Satlantas Polres Mojokerto Iptu Wihandoko di Mojokerto, Senin mengucapkan rasa duka yang mendalam kepada keluarga korban akibat terjadinya insiden kecelakaan di Pacet.

Rombongan personel Polres Mojokerto yang diwakili anggota Satuan lalu-lintas memberikan santunan kepada keluarga para korban meninggal pada kecelakaan Pacet.
 
“Sesuai perintah bapak Kapolres Mojokerto, kami di samping memberikan santunan kepada dua orang yang meninggal dunia juga memberikan santunan kepada dua orang yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Sumber Glagah Pacet,”  kata Wihandoko.
 
Ia mengatakan masing-masing keluarga korban mendapatkan santunan jasa raharja yang telah dibantu prosesnya oleh penyidik Satlantas Polres Mojokerto sebesar Rp50 juta.
 
"Korban kecelakaan di Pacet tersebut berjumlah belasan orang dan dua di antaranya meninggal dunia," ujarnya.
 
Insiden kecelakaan maut ini berawal adanya truk tangki yang berisi 6.000 liter air pegunungan melewati jalur Pacet-Gondang.
 
Truk yang dikendarai sopir Anton Dwi Aryatama dan kini sudah ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik setelah dilakukan gelar perkara di Polres Mojokerto.
 
Truk tersebut mengalami gagal fungsi pengereman pada turunan pertigaan Pacet di wilayah Desa Sajen yang mengarah ke wilayah Gondang.
 
Kondisi jalan yang ramai warga setelah melihat karnaval Pacet membuat insiden kecelakaan tidak dapat dihindarkan, demikian Wihandoko.
 

Pewarta: Indra Setiawan

Editor : Abdullah Rifai


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2023