Surabaya (Antara Jatim) - Departemen Manajemen Bisnis Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menjalin kerja sama dengan University of Queensland Business School (UQBS), Brisbane, Australia, untuk membuka program double degree (DD) mahasiswa S1 pada awal 2018.

Perwakilan dari University of Queensland (UQ) Dr Laura Hasset di Surabaya, Kamis mengungkapkan pembukaan program ini disepakati bersama saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) pada Juli lalu oleh pihaknya dengan Kepala Departemen Manajamen Bisnis ITS Imam Baihaqi.

"Mekanismenya nanti mahasiswa ITS akan belajar selama tiga semester di University of Queensland, Australia, setelah itu akan kembali ke ITS untuk menyelesaikan tugas akhir dan wisuda di ITS," kata Laura.

Laura melanjutkan, nantinya lulusan dari program DD ini akan mendapatkan gelar ganda, yakni gelar sarjana Manajemen Bisnis dari ITS dan gelar Bachelor of Business Management dari University of Queensland.

Sementara itu, Imam Baihaqi menjelaskan bahwa persyaratan untuk mengikuti program DD ini adalah mahasiswa tersebut harus sudah menempuh tiga semester dan biaya yang dikeluarkan sekitar 5.000 sampai 10.000 dollar Australia (AUD) pada semester pertama. Selain itu, mahasiswa juga harus memperoleh Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3, lulus tes TOEFL dan matematika sesuai standard ITS.

"Saat ini kami sedang mempersiapkan mahasiswa angkatan 2017 untuk bisa mengikuti program ini pada tahun 2018 mendatang, ketika mereka memasuki semester empat perkuliahan," tutur Imam.

Menurut Imam, dengan dibukanya program DD ini juga menandakan bahwa Departemen Manajemen Bisnis ITS telah diakui secara internasional dan kelas yang diselenggarakan setara dengan yang ada di University of Queensland.

"Program ini akan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan diri lebih luas, mendapatakan pengalaman baru, serta belajar di kampus kelas dunia dan berinteraksi dengan mahasiswa internasional lainnya," kata alumni Teknik Industri ITS tersebut.

Selain itu, diharapkan mahasiswa yang mengikuti program ini bisa memberikan masukan positif terkait sistem pembelajaran yang dapat diadopsi dari University of Queensland. "Dengan masukan tersebut, Departemen Manajemen Bisnis ITS bisa terus memperbaiki diri sehingga menghasilkan lulusan yang berkualitas nantinya," kata Imam.(*)

Pewarta: willy irawan

Editor : Masuki M. Astro


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2017