Surabaya (ANTARA) - One Pesantren One Product (OPOP) Jawa Timur dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperkuat ekosistem ekonomi pesantren melalui persiapan peresmian OPOP Training Center ITS.
"Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini karena menjadi langkah strategis memperluas jangkauan pemberdayaan berbasis teknologi," kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur Endy Alim Abdi Nusa dalam keterangan diterima di Surabaya, Kamis.
Sekretaris Jenderal OPOP Jatim, Mochammad Ghofirin, menegaskan bahwa kehadiran OPOP Training Center ITS akan menjadi energi baru dalam penguatan ekonomi pesantren yang bertumpu pada tiga pilar ekosistem OPOP, yakni pesantrenpreneur, santripreneur, dan sosiopreneur.
"Alhamdulillah, ITS menyampaikan komitmennya untuk memperkuat ekosistem ekonomi pesantren di Jawa Timur. Ketiga pilar saling terintegrasi untuk meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren," ujar Gus Ghofirin.
Ia menambahkan bahwa hadirnya OPOP Training Center ITS akan menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas produksi, menghadirkan inovasi, serta memperluas jejaring kerja sama pesantren dengan dunia industri.
Sementara itu, perwakilan ITS, Arief Abdurrahman, menuturkan bahwa ITS siap mendukung penuh persiapan peluncuran pusat pelatihan tersebut. Ia menyebut kolaborasi ini semakin relevan karena banyak civitas akademika ITS berasal dari lingkungan pesantren.
OPOP Jatim-ITS kolaborasi perkuat ekosistem ekonomi pesantren
Kamis, 27 November 2025 13:53 WIB
Rapat peluncuran OPOP Training Center ITS di Dinas Koperasi dan UKM Jatim. (ANTARA/HO-Dinas Koperasi dan UKM Jatim)
Kami sangat mengapresiasi kolaborasi ini karena menjadi langkah strategis memperluas jangkauan pemberdayaan berbasis teknologi
