Pelepasan ekspor perdana kerupuk ke Malaysia
- 28 Agustus 2025 13:36
Petugas berada di samping kontainer berisi kerupuk yang akan diekspor ke Malaysia di PT Sekar Laut kawasan Jenggolo, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (28/8/2025). Pelepasan ekspor perdana ke Malaysia dengan nilai mencapai 60 juta dolar AS tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Perdagangan dengan perusahaan penghasil kerupuk untuk meningkatkan kinerja perdagangan Indonesia, khususnya sektor makanan dan minuman. Antara Jatim/Umarul Faruq
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi (ketiga kiri) melepas ekspor perdana kerupuk di PT Sekar Laut kawasan Jenggolo, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (28/8/2025). Pelepasan ekspor perdana ke Malaysia dengan nilai mencapai 60 juta dolar AS tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Perdagangan dengan perusahaan penghasil kerupuk untuk meningkatkan kinerja perdagangan Indonesia, khususnya sektor makanan dan minuman. Antara Jatim/Umarul Faruq
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi (kanan) menyegel kontainer berisi kerupuk disaksikan Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati (kiri) Direktur PT. Sekar Laut, Tbk Welly Gunawan (kedua kiri), Direktur Kara Marketing (M) Sdn Bhd Susanto Lee (kedua kanan) di PT Sekar Laut kawasan Jenggolo, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (28/8/2025). Pelepasan ekspor perdana ke Malaysia dengan nilai mencapai 60 juta dolar AS tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Perdagangan dengan perusahaan penghasil kerupuk untuk meningkatkan kinerja perdagangan Indonesia, khususnya sektor makanan dan minuman. Antara Jatim/Umarul Faruq
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Fajarini Puntodewi (tengah), Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati (kiri) Direktur PT. Sekar Laut, Tbk Welly Gunawan (kanani) mencoba kerupuk sebelum diekspor di PT Sekar Laut kawasan Jenggolo, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (28/8/2025). Pelepasan ekspor perdana ke Malaysia dengan nilai mencapai 60 juta dolar AS tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Perdagangan dengan perusahaan penghasil kerupuk untuk meningkatkan kinerja perdagangan Indonesia, khususnya sektor makanan dan minuman. Antara Jatim/Umarul Faruq