Bupati Trenggalek serahkan SK pensiun kepada 90 PNS
- 20 jam lalu
Petugas membersihkan jalur evakuasi, tepat di bawah titik longsor utama di Desa Depok, Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (21/5/2025). Operasi SAR gabungan untuk mengevakuasi enam korban longsor yang dilaporkan hilang pada hari kedua di permukiman kaki lereng Gunung Wilis ini masih berfokus pada normalisasi akses jalan untuk mempermudah mobilisasi alat berat, sementara di titik longsor utama pencarian masih dilakukan secara manual karena sulitnya medan dan banyaknya titik longsor yang menutup jalan. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.
SAR gabungan bergotong-royong menyingkirkan material longsor yang menimbu rumah warga di Desa Depok, Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (21/5/2025). Operasi SAR gabungan untuk mengevakuasi enam korban longsor yang dilaporkan hilang pada hari kedua di permukiman kaki lereng Gunung Wilis ini masih berfokus pada normalisasi akses jalan untuk mempermudah mobilisasi alat berat, sementara di titik longsor utama pencarian masih dilakukan secara manual karena sulitnya medan dan banyaknya titik longsor yang menutup jalan. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.
Perugas mengoperasikan alat berat untuk menyingkirkan material bangunan plengseng rumah warga yang ambrol terdampak tanah gerak di Desa Depok, Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (21/5/2025). Operasi SAR gabungan untuk mengevakuasi enam korban longsor yang dilaporkan hilang pada hari kedua di permukiman kaki lereng Gunung Wilis ini masih berfokus pada normalisasi akses jalan untuk mempermudah mobilisasi alat berat, sementara di titik longsor utama pencarian masih dilakukan secara manual karena sulitnya medan dan banyaknya titik longsor yang menutup jalan. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.
Petugas menyemprotkan air bertekanan tinggi untuk membersihkan material lumpur yang menutup jalan rabat beton menuju titik utama longsor di Desa Depok, Trenggalek, Jawa Timur, Rabu (21/5/2025). Operasi SAR gabungan untuk mengevakuasi enam korban longsor yang dilaporkan hilang pada hari kedua di permukiman kaki lereng Gunung Wilis ini masih berfokus pada normalisasi akses jalan untuk mempermudah mobilisasi alat berat, sementara di titik longsor utama pencarian masih dilakukan secara manual karena sulitnya medan dan banyaknya titik longsor yang menutup jalan. ANTARA Jatim/Destyan Sujarwoko/mas.