Sumenep (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) Bhakti Sumekar bekerja sama membantu pemasaran hasil produk dari para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di wilayah itu dengan menggelar bazar UMKM.
"Selain dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional 2025, bazar UMKM hasil kerja sama dengan BPRS Bhakti Sumekar ini juga untuk menyemarakkan Hari Jadi Ke-756 Kabupaten Sumenep," kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat membuka kegiatan itu di halaman Kantor BPRS Sumenep, Jawa Timur, Rabu.
Berbagai jenis produk hasil karya para pelaku UMKM dipasarkan pada kegiatan itu.
Menurut bupati, kegiatan ini tidak hanya menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Sumenep, tetapi memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Kami ingin BPRS Bhakti Sumekar sebagai bank milik daerah, memiliki peran strategis dalam mendukung visi Pemerintah Kabupaten Sumenep, menuju kemandirian ekonomi yang berlandaskan prinsip syariah," katanya.
Karena itu, sambung dia, melalui program inovatif dan kegiatan sosial ekonomi tersebut, diharapkan semangat gotong royong dan cinta terhadap produk lokal semakin tumbuh di tengah masyarakat.
“BPRS Bhakti Sumekar hendaknya sering melakukan kegiatan positif seperti ini, dengan semangat kebersamaan dan cinta terhadap produk lokal, demi bisa mewujudkan Kabupaten Sumenep yang maju, mandiri, dan berdaya saing," ujar bupati.
Seusai membuka acara, bupati juga mengunjungi semua stand UMKM, bahkan berdialog dengan para pelaku usaha dan memberikan motivasi, agar terus meningkatkan kualitas produk serta memperluas jangkauan pemasaran.
Ada sebanyak 40 stand dengan berbagai jenis produk hasil pelaku UMKM di wilayah dataran dan kepulauan di Kabupaten Sumenep yang mengikuti bazar itu.
Sementara itu Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar menyatakan, bazar UMKM dan pasar murah hasil kerja sama dengan Pemkab Sumenep bukan hanya sekadar ajang promosi produk, tetapi sarana edukasi ekonomi syariah dan pemberdayaan pelaku UMKM agar lebih mandiri dan berdaya saing.
"Bazar UMKM dan pasar murah ini bisa menjadi momentum bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar, memperkenalkan produk unggulan daerah, sekaligus memperkuat jaringan bisnis mereka,” ujarnya.
BPRS Bhakti Sumekar berkomitmen untuk berperan aktif dalam pemberdayaan dan pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat, sekaligus menjadi ajang promosi produk unggulan daerah.
"Bazar UMKM dan pasar murah ini bisa menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pelaku usaha, dan lembaga keuangan syariah,” ujarnya.
Bazar UMKM dan pasar murah ini akan berlangsung hingga 24 Oktober 2025.
Menurut Hairil Fajar, kegiatan ini bagian upaya membantu masyarakat khususnya pengguna aplikasi BBS mobile, untuk berbelanja mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Bazar berlangsung setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, dengan berbagai produk lokal unggulan pelaku UMKM binaan BPRS Bhakti Sumekar.
