Ponorogo - Bupati Ponorogo, H Amin, menilai infrastruktur jalan menuju area objek wisata Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, harus diperbaiki agar bendungan alami itu ramai wisatawan.
"Satu-satunya yang wajib diperhatikan untuk menjadikan Telaga Ngebel sebagai salah satu tujuan wisata Jawa Timur adalah masalah infrastruktur," katanya saat memberikan sambutan dalam acara larungan di Telaga Ngebel, Kamis.
Jalanan menuju maupun di sekitar bendungan alami itu harus diperbaiki sehingga akses transportasi mudah, meski "Grebeg Suro" dan Festival Reog Nasional (FRN) XIX pada tahun ini dinilai lebih meriah/ramai dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
"Selain kondisi aspalnya sudah mulai rusak, badan jalan di sepanjang jalur dar Kota Ponorogo menuju Telaga Ngebel yang berjarak sekitar 30 kilometer tersebut terlalu sempit," katanya.
Kondisi yang tak kalah parah juga terlihat pada akses jalan yang melingkari Telaga Ngebel.
Meski untuk ukuran daerah pedalaman, kualitas aspal di jalur menuju maupun di dalam area Telaga Ngebel masih cukup bagus, namun ia menganggapnya tidak layak untuk kendaraan dengan kapasitas besar.
"Kalau jalannya masih seperti itu, selamanya Telaga Ngebel hanya bisa disebut objek wisata keluarga, bukan untuk wisatawan rombongan yang biasa menggunakan kendaraan besar seperti bus dan sebagainya," imbuhnya.
Tidak disampaikan secara spesifik mengenai kapan dan bagaimana rencana tahapan pengembangan maupun pembangunan infrastruktur dimaksud, Amin hanya mengisyaratkan bahwa komitmen tersebut akan dimulai pada tahun anggaran 2013.
Tidak hanya memperbaiki kualitas aspal yang mulai rusak, tetapi juga melakukan pelebaran badan jalan sehingga memadai untuk dilalui kendaraan dengan tonase besar/bus pariwisata. (*)
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026