Surabaya (ANTARA) - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono menyatakan bahwa keberadaan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Jawa Timur memiliki peran penting dalam mendukung dan memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“IWAPI Jawa Timur selalu hadir dalam setiap misi dagang, baik di dalam maupun luar negeri, bahkan membukukan transaksi yang surplus,” kata Adhy kepada ANTARA setelah pembukaan Rakerda IV IWAPI Jatim, di Surabaya, Jawa Timur, Senin.
Ia menambahkan apresiasi Gubernur Jawa Timur terhadap kiprah IWAPI terlihat dari dukungan agar organisasi tersebut diberi kesempatan terus berpartisipasi dalam berbagai kegiatan perdagangan yang menjadi ruang strategis bagi pengusaha perempuan untuk berkembang.
Ketua Umum IWAPI Jawa Timur Susmiati Rahmawati menjelaskan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) IV merupakan agenda tahunan yang diikuti 38 DPC dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur dan menjadi ajang monitoring, evaluasi, serta sosialisasi program IWAPI yang dijalankan per tiga bulan.
Ia menambahkan, Rakerda tersebut mengusung tema memperkuat ketahanan pangan karena sejalan dengan program Presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Banyak anggota IWAPI yang bergerak di bidang kuliner maupun makanan olahan, sehingga program ini bisa menghidupkan kembali usaha mereka setelah pandemi COVID-19,” ujarnya.
Ia mengungkapkan jika IWAPI telah beroperasi mandiri melalui anggota dalam mendukung MBG dengan membentuk dapur-dapur di sejumlah daerah. Tercatat, saat ini terdapat 36 titik dapur yang aktif, sementara 100 titik lainnya masih dalam tahap persiapan.
“Di setiap dapur terdapat chef dan ahli gizi yang memastikan kualitas makanan, termasuk untuk menghindari risiko keracunan,” tuturnya.
Ia menambahkan, untuk bahan baku dapur MBG sebagian besar dipasok dari anggota IWAPI maupun langsung dari petani yang bertujuan untuk bukan hanya menjaga kualitas pangan, tetapi juga menggerakkan rantai ekonomi dari hulu hingga hilir.
“MBG ini mencakup tiga hal, yaitu perekonomian, pembangunan lapangan kerja, dan kesehatan anak. Dalam satu dapur, bisa melibatkan 10 sampai 15 orang, termasuk ibu rumah tangga sekitar,” ujarnya.
Sekdaprov sebut IWAPI Jatim berperan perkuat ketahanan pangan
Senin, 22 September 2025 12:42 WIB
Sekdaprov Jatim Adhy Karyono (kedelapan kanan) bersama Ketum DPP IWAPI Nita Yudi (keenam kanan) dan Ketum DPD IWAPI Jatim Susmiati Rahmawati (keempat kiri) foto bersama setelah pembukaan Rakerda IV IWAPI Jatim di Surabaya, Senin (22/9/2025). ANTARA/Naufal Ammar Imaduddin
IWAPI Jawa Timur selalu hadir dalam setiap misi dagang
