Surabaya (ANTARA) - Mahasiswa baru Universitas Ciputra (UC) Surabaya belajar empati sosial melalui Orientation Week (O-Week) 2025 dengan program pilah sampah, gerakan food surplus, dan Selling Day.
“Kami sadar dalam kegiatan seperti ini pasti ada konsumsi yang menghasilkan sampah. Karena itu, kami berkoordinasi dengan Center of Sustainability dan dibantu tim mahasiswa untuk melakukan pemilahan,” kata Head of Student Affairs UC, Novi Rosita di Surabaya, Jumat.
Selama tiga hari pertama kegiatan, total sampah yang berhasil dipilah mencapai hampir 350 kilogram. Rinciannya, sekitar 78 kilogram sisa makanan, 160 kilogram dupleks, 111 kilogram plastik PP, serta 40 kilogram residu kertas dan lainnya.
Selain pemilahan sampah, UC juga bekerja sama dengan Garda Pangan untuk menyalurkan food surplus berupa makanan yang masih layak konsumsi kepada masyarakat yang membutuhkan.
“Komitmen keberlanjutan juga diwujudkan lewat pengurangan plastik sekali pakai. Setiap mahasiswa baru mendapat sendok khusus yang bisa direbus dalam starter kit, sehingga dapat digunakan berulang kali,” ujar Novi menambahkan.
O-Week 2025 juga menghadirkan kegiatan khas yaitu Selling Day. Mahasiswa baru diminta merancang produk, memasarkan, hingga menjualnya langsung ke pasar.
“Selling Day ini cara kami mengajarkan mahasiswa untuk berani bermimpi, menciptakan model bisnis, hingga mengeksekusi ide mereka. Sebelum hari penjualan, mereka dibekali workshop mulai etika penjualan, strategi publikasi di media sosial, penyusunan laporan keuangan, hingga evaluasi bisnis,” kata Koordinator Food and Nutrition Departement O-Week 2025, Yonathan Verdian Sunlaydi.
Maba UC belajar empati sosial lewat O-Week 2025
Jumat, 29 Agustus 2025 21:24 WIB
Mahasiswa Universitas Ciputra yang tengah menjalani Orientation Week (O-Week) 2025. (ANTARA/Willi Irawan)
Setiap mahasiswa baru mendapat sendok khusus yang bisa direbus dalam starter kit, sehingga dapat digunakan berulang kali
