Jombang (ANTARA) - Kepolisian Resor Jombang, Jawa Timur, dengan ratusan pengemudi ojek daring mengadakan doa bersama untuk almarhum Affan Kurniawan (20).
Affan meninggal dunia setelah ditabrak kendaraan Rantis Brimob Polri di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.
"Kami melaksanakan shalat gaib dilanjut doa bersama dengan Polres Jombang dan ojek daring se-Kabupaten Jombang," kata Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan di sela aksi ojek daring di Mapolres Jombang, Jumat.
Pihaknya juga turut mengucapkan dukacita atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek daring yang meninggal dunia di kawasan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
"Kami bela sungkawa atas berpulangnya saudara kita, Affan Kurniawan. Kami doakan bersama-sama semoga Affan Kurniawan husnul khotimah dan keluarga diberikan kesabaran," kata dia.
Ia pun menambahkan, Mabes Polri telah mengamankan tujuh orang yang diduga melakukan kode etik kepolisian.
Tujuh anggota Brimob tersebut saat ini telah dalam penempatan khusus (patsus), yang akan berlangsung selama 20 hari. Patus tersebut bisa diperpanjang sesuai dengan kebutuhan.
Tujuh anggota Brimob tersebut antara alin Bripka R, Kompol C, Aipda R, Briptu D, Bripda M, Bharaka J, dan Bharaka Y.
Mobil rantis itu dikemudikan Bripka R. Untuk Kompol C duduk di sebelah pengemudi. Sedangkan yang duduk di belakang adalah Aipda R, Briptu D, Bripda M, Bharaka J, dan Bharaka Y.
Sementara itu, koordinator aksi ojek daring di Jombang, Wisnu mengatakan aksi ini dilakukan sebagai upaya meminta keadilan bagi rekan mereka Affan Kurniawan.
Pihaknya menuntut agar kasus ini ditindak tegas secara lugas, transparan.
"Kami serentak ojek online seluruh Indonesia menuntut ditindak tegas secara lugas, transparan apa yang terjadi yang menimpa rekan kami ojek online di Jakarta saat berdemo," kata dia.
Ia menambahkan, untuk Polri agar tidak menjadikan masyarakat sebagai musuh.
"Kami junjung tinggi Polri, tapi dengan cara seperti itu kami mengutuk keras tindakan oknum kepolisian yang melindas rekan kami di Jakarta," kata dia.
Pihaknya juga meminta keadilan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait masalah tersebut.
"Untuk Kapolri, mungkin kami serahkan ke Presiden seperti apa keputusannya. Sebenarnya rakyat juga sudah (bertanya), lama juga beliau tidak diganti," kata dia.
Aksi tersebut diikuti pengendara ojek daring di Jombang. Aksi dilakukan di halaman Mapolres Jombang.
Aksi tersebut berakhir dengan tertib yang dilanjutkan dengan doa bersama untuk Affan Kurniawan.
