Sidoarjo, Jawa Timur (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur beserta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dukung stabilitas pangan dengan menghadirkan pasar murah bahan pokok penting dalam kegiatan peluncuran program Gerakan Pangan Murah (GPM) Polri di Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis.
Kepala Bidang Humas Polda Jatim, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Jules Abraham Abast menyebut pasar murah ini merupakan wujud nyata polisi dan pemerintah dalam menyediakan bahan pokok yang murah dan berkualitas bagi masyarakat Jawa Timur khususnya di Sidoarjo.
"Kami bersama Pemprov Jatim menggelar pasar murah dengan bahan pokok seperti minyak goreng, gula pasir, dan juga beras,” kata Jules di Sidoarjo, Kamis.
Dalam kegiatan pasar murah tersebut, harga minyak goreng dipatok sebesar Rp15.000 dengan kuota sebanyak 480 liter.
Sementara kuota gula pasir sebanyak 500 kilogram dijual seharga Rp16.000 per kilogram, dan beras SPHP kemasan lima kilogram dijual dengan harga Rp 60.000.
Jules menambahkan, dalam peluncuran program GPM di Jatim, polisi telah menyalurkan lebih dari 825 ton beras SPHP ke 638 titik lokasi di seluruh wilayah Jatim, dengan pusat kegiatan di Sidoarjo di mana Polda Jatim menyalurkan 10 ton dan Polresta Sidoarjo menyalurkan 50 ton beras dari jumlah tersebut.
Ia menyatakan kegiatan tersebut mampu menyentuh 117.340 jiwa warga yang hadir secara langsung di berbagai titik penjualan.
"GPM dan juga kegiatan pasar murah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi upaya nyata Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional," kata Jules.
Pewarta: Fahmi AlfianEditor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026