Surabaya (ANTARA) - PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) menegaskan komitmen untuk terus mengembangkan kapasitas dan memodernisasi infrastruktur pelabuhan.
Direktur Operasi TPS Noor Budiwan menjelaskan di antaranya telah mengimplementasikan inovasi digital, mulai dari Terminal Operating System (TOS) terbaru, sistem online booking, hingga uji coba Terminal Booking System (TBS) untuk mempercepat layanan dan meningkatkan produktivitas peralatan bongkar muat.
"Dalam dua tahun terakhir, TPS mencatat tren pertumbuhan positif arus peti kemas, seiring meningkatnya permintaan ekspor dan arus impor bahan baku industri," katanya melalui keterangan tertulis di Surabaya, Kamis.
Pekan lalu, TPS menerima kunjungan kerja Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Dalam kesempatan itu, Noor memastikan sinergi antara pelaku logistik, kawasan industri dan operator terminal menjadi langkah strategis menuju ekosistem logistik nasional yang semakin terhubung, efisien dan berdaya saing global.
"Model sinergi ini diharapkan dapat direplikasi di berbagai wilayah lain untuk mempercepat distribusi antar pusat industri di Indonesia," ucapnya.
