Malang (ANTARA) - Pelukis belia Aliya Murdoko menggelar pameran tunggal ke- 4 bertajuk Cerita Panji, Menafsir Tradisi Topeng Malangan, di Malang Creative Center, Kota Malang, Jawa Timur, pada 3-16 Agustus 2025.
"Ada 12 karya lukisan cerita panji. Ini melanjutkan pameran tunggal kedua tahun 2024 yang bertajuk Panji Sacrifice," kata pelukis berusia 15 tahun ini, melalui keterangan tertulis yang diterima di Surabaya, Minggu.
Tema cerita panji yang dituangkan dalam berbagai karya lukisan melalui media cat minyak maupun akrilik di atas kanvas oleh siswi kelas 10 SMA National Leader School Malang itu mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Seniman yang juga guru dan penggerak seni lukis Anang Prasetyo mengungkapkan tidak banyak pelukis yang mengangkat tema panji, cerita rakyat asli Jawa Timur yang telah masuk daftar Memory of the World UNESCO sejak 31 Oktober 2017.
"Catatan dan literasi cerita panji layak untuk diketengahkan sebagai bentuk telaah atas paradigma, worldview, alam pandang keilmuan dan praksis kesenirupaan" ujarnya.
Anang menilai karya panji Aliya, dengan tafsir terhadap masa lalu, perlu dieksplanasi lebih jauh.
Perupa senior Saiful Hadjar menambahkan cerita Panji dalam karya-karya lukisan Aliya Murdoko merupakan salah satu produk perkembangan seni rupa, yaitu proses pengembangan nilai-nilai masa sebelumnya.
Menurutnya nilai keindahan cerita panji tidak semata-mata dihasilkan berdasarkan pertimbangan konsep yang rasional namun juga pada pemikiran spiritual yang dalam.
"Cerita Panji dalam konsep karya Aliya Murdoko tidak hanya menampilkan keindahan artistik tetapi juga menyampaikan pesan moral dan spiritual yang menghargai nilai-nilai luhur yang relevan dengan perkembangan peradaban zaman," ucap Saiful Hadjar.
Aliya Murdoko mengasah bakat melukisnya sejak usia 3,5 tahun bersama Sanggar Daun. Sejak itu telah menggelar pameran pada berbagai even seni rupa anak dengan meraih lebih dari 150 penghargaan.
Diantaranya turut berpartisipasi di berbagai festival budaya anak di Amerika Serikat, Inggris, Jepang, Jerman, Rusia, Latvia, Bulgaria dan India.
