Jakarta (ANTARA) - Panitia penyelenggara Tour de France memutuskan memodifikasi dan mempersingkat rute etape ke-19 yang semula berjarak 129,9 km menjadi 95 km, akibat ditemukannya wabah penyakit kulit nodular menular pada kawanan sapi di kawasan Col des Saisies.
“Ditemukannya wabah penyakit pada sapi di Col des Saisies telah mengharuskan pemusnahan hewan-hewan tersebut. Dengan mempertimbangkan kondisi peternak yang terdampak dan kelancaran lomba, rute Etape 19 (Albertville–La Plagne) diubah untuk menghindari tanjakan menuju Col des Saisies,” kata panitia dikutip dari laman resmi Tour de France, Jumat.
Start seremonial tetap dilakukan di pinggiran Albertville namun diundur satu jam menjadi pukul 12.30 GMT. Setelah parade sejauh 7 km, balapan akan menuju ke D925, lokasi berlangsungnya start resmi.
Tiga tanjakan utama tetap menjadi bagian dari lomba, yakni Col du Pre (kategori hors), Cormet de Roselend, dan tanjakan akhir menuju La Plagne dengan garis finis di ketinggian 2.052 meter.
Juara bertahan Tadej Pogacar masih memuncaki klasemen umum sampai etape 18, dengan keunggulan 4 menit 26 detik atas pembalap di posisi kedua sekaligus rival utamanya, Jonas Vingegaard.
Balap Sepeda
Akibat wabah penyakit sapi, Etape 19 Tour de France dipersingkat
Jumat, 25 Juli 2025 12:50 WIB
Pembalap Italia Jonathan Milan memenangi etape 17 Tour de France. (ANTARA/X/LeTour)
