Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada 15 gabungan kelompok tani (gapoktan) di Kabupaten Tuban.
“Modernisasi pertanian bukan lagi pilihan, tapi keniscayaan. Modernisasi ini menjadi kunci kedaulatan pangan. Kita butuh pertanian yang efisien, produktif dan mampu menggerakkan ekonomi desa,” ujar Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Rabu.
Bantuan alsintan meliputi cultivator, traktor roda dua, corn seller mobile, combine harvester besar dan power thresher multiguna mobile.
Alsintan dialokasikan untuk gapoktan di Kecamatan Grabagan, Semanding, Soko, Parengan, Rengel, Bangilan, Jatirogo, Kerek dan Merakurak.
Khofifah menyebut alsintan sebagai salah satu pilar penunjang modernisasi sektor pertanian, bersama hilirisasi pertanian dan regenerasi petani.
Ia menekankan pentingnya ekosistem pertanian yang terintegrasi, mulai dari teknologi hingga akses pasar.
Dengan alsintan ini, produktivitas pertanian Tuban diyakini akan meningkat. Selama 2024, Tuban menghasilkan 523.067 ton GKG atau 302.030 ton beras, dan menjadi produsen jagung tertinggi di Jatim dengan 847.820 ton.
“Pertumbuhan ini adalah bukti kerja keras petani kita yang terus produktif meski dihadapkan tantangan. Pemerintah harus hadir memastikan mereka tidak berjalan sendiri,” ujarnya.
Khofifah juga menyoroti upaya konversi pupuk kimia ke organik di Tuban dan menyebutnya sebagai langkah sehat bagi keberlanjutan lahan.
Ia juga mendorong pemetaan potensi sektor lain seperti tebu, susu dan peternakan ayam.
Gubernur mengapresiasi Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky atas dukungan terhadap pertanian.
Ia menegaskan pentingnya pengelolaan alsintan secara kolektif dan berkelanjutan sebagai bentuk investasi menuju pertanian tangguh dan inklusif.
“Ini bukan sekadar bantuan alat. Ini bentuk kehadiran negara dan investasi jangka panjang. Pertanian adalah napas bangsa,” katanya.
Bupati Tuban Aditya Halindra menyampaikan terima kasih atas bantuan alsintan dan berharap manfaatnya dirasakan luas oleh petani.
“Semoga alat ini bisa dimanfaatkan maksimal dan berdampak bagi kesejahteraan petani Tuban,” katanya.
