Madiun (ANTARA) - Dubes India untuk Indonesia dan Timor Leste Shandeep Chakravorty menyampaikan kekaguman kepada Wali Kota Madiun Maidi yang dinilai berhasil memimpin Kota Madiun, Jawa Timur dengan sejumlah inovasi dalam membangun daerah tersebut.
"Kota Madiun memiliki wali kota yang luar biasa, dan dia mempunyai visi agar Kota Madiun menjadi kota internasional yang ramah lingkungan dan sehat. Karenanya, kami ingin menjadi bagian dari mimpi besar itu," ujar Dubes Shandeep Chakravorty saat berkunjung di Kota Madiun, Senin.
Dalam kesempatan itu, Dubes Shandeep Chakravorty didampingi Konsulat Jenderal Kehormatan di Surabaya Manoj Bhat mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo Kota Madiun yang akan digunakan untuk proyek Piramida Giza Bukit Buah.
Diterima secara langsung oleh Wali Kota Madiun Maidi, Sandeep mengaku terkesan dengan upaya transformasi pengelolaan gunungan sampah di TPA Winongo menjadi kawasan hijau produktif yang digagas oleh wali kota tersebut.
"Beliau memberi pengarahan kepada kami tentang rencana itu. Dan dari pihak kami (India), kami mengatakan bahwa kami ingin menjadi bagian dari impian tersebut," katanya.
Dengan melihat capaian Kota Madiun saat ini di tangan Wali Kota Maidi, ia melihat banyak peluang kerja sama yang bisa dilakukan antara India dengan Kota Madiun.
Wali Kota Madiun menyatakan, dalam pertemuan dengan Dubes India, pihaknya membahas banyak hal terutama peluang kerja sama di bidang pendidikan, pariwisata, hingga lingkungan.
"Kita bersyukur hari ini kita mendapatkan tamu kehormatan Bapak Duta Besar India untuk Indonesia. Saya merasa ada banyak kerja sama yang bisa dilakukan melalui kesempatan ini," katanya.
Menurutnya, proyek TPA Winongo bukan hanya proyek pembangunan infrastruktur fisik semata. Tapi, menjadi salah satu langkah strategis dalam menyelesaikan persoalan penumpukan sampah di TPA.
Dengan proyek tersebut, lanjutnya, target Kota Madiun "zero waste" pada tahun 2027-2028 dapat tercapai.
Karena sampah dari masyarakat ataupun sampah rumah tangga akan dibakar dengan menggunakan alat incenator yang ramah lingkungan.
Maidi menambahkan bahwa proyek kawasan hijau produktif di TPA Winongo sangat menarik perhatian banyak pihak, termasuk dari negara asing. Mayoritas mereka ingin tahu banyak terkait apa yang dikerjakan Pemerintah Kota Madiun.
"Kita kerja nyata. Banyak negara melihat seperti apa kondisi sebenarnya. Target kami, nanti tahun 2027-2028 Kota Madiun sudah zero sampah," katanya.
Usai meninjau TPA Winongo yang akan dijadikan sebagai proyek kawasan hijau produktif, Dubes dan Konsul Kehormatan India diajak oleh Wali Kota Maidi untuk menanam pohon di kawasan TPA setempat.
