Banyuwangi (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Tanjung Wangi Banyuwangi, Jawa Timur membangun ketahanan keluarga lewat kegiatan seminar nasional deklarasi komitmen Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA).
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menjelaskan bahwa seminar DRPPA yang digelar di Aula Kampus STIKOM PGRI Banyuwangi itu merupakan bagian dari upaya untuk membangun ketahanan keluarga.
"Kami percaya penguatan nilai-nilai pengasuhan dan kesadaran anti-kekerasan dalam keluarga adalah fondasi penting untuk membentuk generasi yang sehat secara mental, sosial, dan emosional," kata Ahad Rahedi dalam keterangannya di Banyuwangi, Rabu.
Kegiatan seminar nasional deklarasi komitmen DRPPA itu, lanjutnya, mengangkat tema "Cegah Kekerasan dengan Mengelola Energi Cinta Dimulai dari Keluarga", bekerja sama dengan Rumah Literasi Indonesia dan Rangkul Banyuwangi.
"Seminar ini dihadiri 150 peserta berasal dari berbagai kalangan seperti TP-PKK Desa, Anggota BPD, Komunitas Bengkel Sakinah, tenaga pendidik hingga penggerak literasi dan masyarakat umum," ujar Ahad.
Ia menambahkan, kegiatan itu sejalan dengan komitmen tanggung jawab sosial Pertamina dalam mendorong pencapaian sustainable development goals atau SDGs, khususnya untuk kesetaraan gender dan perdamaian, keadilan dan kelembagaan yang tangguh.
Melalui kolaborasi berbagai pihak ini, Ahad berharap ke depan akan semakin banyak pihak yang menginisiasi program serupa, memperkuat peran keluarga dan komunitas sebagai garda terdepan dalam pencegahan kekerasan dan penciptaan lingkungan yang ramah bagi perempuan dan anak.
Salah seorang pembicara dari Rumah Literasi Indonesia, Nurul Hikmah menyoroti pentingnya peran komunitas dalam meningkatkan keterampilan pengasuhan melalui Program Sekolah Pengasuhan Berbasis Komunitas (SPBK).
"Program ini menyediakan pelatihan, diskusi dan akses informasi yang mendorong orang tua untuk mengasuh anak dengan cara yang lebih positif dan efektif," katanya.
