Magetan - Perajin keranjang parsel dari anyaman bambu di Desa Baleasri, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, ramai pesanan seiring tingginya kebutuhan untuk Lebaran tahun 2012. Perajin keranjang parsel di desa setempat, Rustamaji, mengatakan, pesanan bahkan meningkat hingga 100 persen jika dibandingkan dengan produksi hari biasa. "Peningkatan pesanan sudah mulai terasa sejak sebelum bulan Ramadhan. Jika biasanya produksi dalam sebulan hanya sekitar 5.000 keranjang, saat ini meningkat menjadi sekitar 10.000 keranjang sejak tiga pekan terakhir," ujar Rustamaji di Magetan, Minggu. Menurut dia, pemesanan tersebut datang dari berbagai kalangan dan wilayah. Mulai dari instasi pemerintah, perusahaan swasta, sampai dengan pengusaha parsel. Adapun untuk harga, pihaknya mematok bervariasi antara Rp5.000 hingga Rp20.000 per keranjang, tergantung dari besar dan model masing-masing keranjang. "Pesanan terbanyak adalah keranjang parsel model bunga teratai dan tas. Sedangkan pemesannya, selain berasal dari wilayah sekitar Magetan dan Madiun, juga berasal dari berbagi kota lain di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jakarta," kata Rustam. Ia mengaku kewalahan memenuhi tingginya permintaan tersebut. Hal ini karena pihaknya kesulitan mendapatkan bahan baku bambu di wilayah Magetan dan keterbatasan tenaga kerja yang dimiliki. "Kami tidak dapat memenuhi tingginya permintaan karena keterbatasan bahan baku dan tenaga. Untuk bahan baku bambu terpaksa sampai didatangkan dari luar wilayah Magetan, seperti Ponorogo dan Pacitan," terang dia. Ia memperkirakan, pemesanan keranjang parsel dari anyaman bambu ini masih terus berlangsung hingga mendekati lebaran mendatang. Hal ini menyusul tradisi masyarakat yang senang memberikan parsel kepada keluarga, teman, ataupun koleganya saat lebaran tiba. Sementara, seorang pengusaha parsel dari Madiun, Handayani, mengatakan, pihaknya suka dengan keranjang parsel dari bambu buatan wilayah Magetan. Selain harganya yang murah, mutu anyamannya juga bagus. "Harganya murah dan mutunya bagus. Bentuknya juga bagus, ada yang tas dan bunga teratai sehingga menarik selera konsumen," kata dia. Ia mengaku, keranjang-keranjang ini dijual kembali dalam bentuk parsel untuk memenuhi kebutuhan para pelanggannya. Isinya bervariasi, bisa produk makanan dan minuman ataupun lainnya sesuai pesanan pelanggan. Kebanyakan pelanggannya adalah para perusahaan swasta dan toko-toko yang skalanya lebih besar lagi. (*)
Berita Terkait
ANTARA berhasil raih dua penghargaan BPOM sebagai media terbaik 2025
30 Januari 2026 18:17
ANTARA sampaikan siap jadi amplifikator Piala Dunia saat rapat di DPR
28 Januari 2026 13:22
Dirut sebut jadikan ANTARA ekosistem informasi negara saat rapat DPR
28 Januari 2026 12:11
Istana perkuat peran ANTARA dalam ekosistem informasi global
26 Januari 2026 15:45
Kabiro ANTARA Jatim raih gelar magister di UPNVJT dengan predikat cumlaude
24 Januari 2026 17:21
PM Greenland tidak tahu apa yang disepakati antara Trump dan NATO
23 Januari 2026 10:05
Kirim tim peliputan, ANTARA perkuat publikasi percepatan rehabilitasi pascabencana Sumatera
22 Januari 2026 15:50
Wamenkomdigi : Kantor Berita ANTARA berperan penting publikasikan program pemerintah
20 Januari 2026 17:46
