Madiun - Tiga stan penjualan petasan di Pasar Sri Jaya Kota Madiun, Jawa Timur, Rabu malam, terbakar dan nyaris merambat ke sejumlah kios permanen pasar setempat. Kepala Polsek Kartoharjo Kompol Hendy Kurniawan mengatakan, saat ini pihaknya belum mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. "Kami masih melakukan olah TKP dan belum mengetahui penyebab kebakaran. Anggota juga masih mencari keterangan ke sejumlah saksi," ujarnya saat di lokasi. Ia menjelaskan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Api dapat dipadamkan setelah dua unit mobil pemadam kebakaran didatangkan ke lokasi. Berdasarkan informasi sejumlah saksi, tiga stan petasan yang terbakar tersebut adalah milik Slamet, Sringatun, dan Narto. Sedangkan kios permanen yang nyaris terbakar habis adalah kios onderdil sepeda motor dan Toko Motor Pelita. Kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai jutaan Rupiah. Salah satu pemilik stan petasan, Narto, mengaku tidak tahu pasti penyebab kebakaran tersebut. Saat awal terbakar, ia sedang berada di dalam rumah. "Saya tahunya pas ada suara ledakan dan api sudah besar. Tidak hanya stan saya yang terbakar, tapi juga stan milik dua penjual lainnya," kata dia. Sementara, salah satu saksi mata, Wahyu, mengatakan, ada dua versi penyebab kebakaran yang beredar di warga sekitar. Satu, kebakaran diakibatkan karena sejumlah anak kecil yang menyalakan petasan hingga akhirnya merambat ke petasan yang ada di stan penjualan. "Sedangkan versi lainnya adalah ada seseorang yang membuang putung rokok sembarangan hingga mengenai stan jualan petasan. Tapi saya tidak tahu mana yang benar. Yang pasti tadi itu banyak ledakan dan ramai banget kayak pesta kembang api," ujar Wahyu yang juga warga sekitar Pasar Sri Jaya. (*)
Berita Terkait
ANTARA silaturahim dengan Gubernur Jawa Timur
12 jam lalu
Reposisi ANTARA: tantangan kecepatan, independensi, dan pengawasan
14 Januari 2026 15:10
Sore ini, Derbi Indonesia antara Persib vs Persija digelar
11 Januari 2026 12:39
ANTARA dukung TVRI gelar tayangan Piala Dunia 2026
9 Januari 2026 16:40
Sertijab Kepala LKBN ANTARA Biro Jawa Timur
6 Januari 2026 16:22
KUHP beri batasan jelas antara kritik dan penghinaan
3 Januari 2026 11:18
Antara Natal, tahun baru, dan kebersamaan di saat sulit
25 Desember 2025 15:14
