Surabaya (ANTARA) - Ratusan pengunjung menyerbu hari pertama pameran buku internasional Big Bad Wolf (BBW) Surabaya 2025 di Surabaya Convention Center, Pakuwon Mall – PTC, Kamis.
Angelica, warga Ketintang, mengaku datang sejak pagi demi mendapatkan buku berkualitas yang sulit ditemukan di toko buku lokal.
Ia bahkan membuka jasa titip pembelian buku untuk memenuhi permintaan kerabat dan teman.
“Buku anak di BBW sangat menarik. Desainnya lucu, penuh warna, bahkan ada yang dilengkapi mainan. Harganya jauh lebih murah,” ujar Angelica.
Ia menyebutkan jenis buku yang paling diminati meliputi buku balita, buku latihan membaca dan menulis untuk anak usia PAUD, serta buku bergambar bertema kartun dan superhero.
Direktur BBW Indonesia, Marthius Wandi Budianto, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama 11 hari, mulai 8 hingga 18 Mei 2025, dengan menghadirkan lebih dari 350.000 judul buku berbahasa Inggris dan Indonesia.
“Sekitar ribuan judul merupakan buku anak, termasuk buku cerita bergambar, buku aktivitas, dan buku edukatif interaktif yang dirancang untuk menumbuhkan minat baca sejak dini,” ujarnya.
Pendiri BBW, Andrew Yap, menambahkan setiap buku anak memiliki potensi untuk mengembangkan kecerdasan emosional dan daya pikir kritis anak.
“BBW telah hadir di 50 kota di 17 negara, sebagai bagian dari komitmen kami menjadikan buku sebagai alat perubahan sosial,” kata Andrew.
Selain buku anak, pameran ini juga menawarkan koleksi buku untuk kalangan dewasa, mulai dari topik pengembangan diri, kesehatan mental, sastra, hingga seni. Seluruh koleksi ditawarkan dengan potongan harga hingga 90 persen.
Executive Vice President Transaction Banking Business Development BCA, I Ketut Alam Wangsawijaya, menyatakan dukungan terhadap gerakan literasi tersebut sebagai bentuk investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
“BBW juga menghadirkan promo tambahan, antara lain diskon lima persen untuk nasabah BCA serta hadiah harian bagi anggota Member Top Spender,” ujarnya.
