Pamekasan - Warga Pamekasan, Madura, beramai-ramai memanfaatkan Api Tak Kunjung Padam atau Api Alam di Desa Larangan Tokol, untuk memasak akibat langkanya elpiji 3 kilogram di wilayah itu belakangan ini. Mistiyah, salah seorang ibu rumah tangga di desa itu mengaku, ia terpaksa memasak di lokasi Api Tak Kunjung Padam tersebut karena sulit mendapatkan elpiji ukuran 3 kilogram di pasaran. "Terpaksa datang kesini mas. Tadi pagi itu kan elpiji saya habis dan mau membeli ke toko sebelah rumah saya, ternyata kosong. Katanya belum ada kiriman dari pihak agen," tutur Mistiyah. Sebelum elpiji langka, Mistiyah tidak pernah memasak di lokasi wisata Api Tak Kunjung Padam di Dusun Jangkah, Desa Larangan Tokol tersebut, karena jarak lokasi wisata dengan rumahnya agak jauh, yakni sekitar satu kilometer. "Karena kesulitan mendapatkan elpiji itu, makanya kami datang kesini. Mau menunggu yang di toko sebelah rumah itu, takut kelamaan," ucap Mistiyah. Sebenarnya, lokasi wisata Api Tak Kunjung Padam di Dusun Jangkah tersebut, selama ini memang sering digunakan warga di sekitar lokasi untuk memasak nasi. Namun, ibu-ibu rumah tangga yang memanfaatkan api alam ini hanya meraka yang tinggal di lokasi wisata saja, seperti para penjual makanan dan minuman, serta penjual pakaian khas Madura di lokasi ini. "Ada sekitar 15-an kepala keluarga setiap hari yang biasa memasak di lokasi wisata Api Tak Kunjung Padam disini," kata warga setempat Baihaki. Namun, sejak elpiji ukuran 3 kilogram mengalami kenaikan, warga yang memasak nasi kian meningkat, yakni antara 20 hingga 30 kepala keluarga. Mereka yang memasak nasi memanfaat api alam itu, bukan hanya tinggal di lokasi Api Alam itu saja, tapi juga warga yang tinggal jauh dari lokasi tersebut. Kelangkaan elpiji ukuran 3 kilogram di Kabupaten Pamekasan ini sudah berlangsung sekitar sebulan lebih dan hingga kini belum teratasi. Selain langka, harga jual elpiji bersubsidi ini juga mengalami kenaikan, dari sebelumnya Rp12.700 menjadi Rp15.000 per tabung, bahkan di sejumlah wilayah, seperti di Pegantenan, harga elpiji ukuran 3 kilogram mencapai Rp18.000 per tabung. (*)
Berita Terkait
KPK gelar Safari Keagamaan Antikorupsi di Kemenag Jatim
13 Januari 2026 17:44
Program MBG ciptakan lapangan kerja baru
8 Januari 2026 16:36
Kedatangan Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 1 Marinir
5 Januari 2026 20:08
Aksi bersih pantai di awal tahun 2026
3 Januari 2026 14:05
Peresmian rehabilitasi sekolah Provinsi Jatim
2 Januari 2026 19:34
Malam ini, Satlantas Surabaya siapkan 12 titik penyekatan Tahun Baru
31 Desember 2025 08:18
Jurnalis Pinggir Kali-USC himpun Rp59 Juta bagi warga terdampak bencana
30 Desember 2025 19:18
Kebakaran kapal kargo Verizon di Surabaya
29 Desember 2025 14:42
