Surabaya - Penyedia layanan telekomunikasi berbasis teknologi "EV-DO", Smartfren akan turut memberdayakan pengusaha mikro di Indonesia dengan menyosialisasikan Petualangan "Kwik" di sejumlah daerah di Tanah Air pada tahun 2012. Regional Head Jatim, Bali, Nusa Tenggara Smartfren, Arinto Utama, di Surabaya, mengemukakan, Petualangan "Kwik" merupakan representasi upaya terbaik manajemennya dalam melakukan pendekatan pasar telekomunikasi nasional. "Langkah bisnis ini kami tempuh melalui strategi edukasi khususnya dalam membangun kesadaran pasar tentang manfaat teknologi inovatif. Hal itu juga bertujuan memberdayakan usahanya atau meningkatkan produktivitas setiap aktivitasnya," katanya.. Menurut dia, Petualangan "Kwik" sekaligus menjadi program promosi, strategi pemasaran, serta upayanya dalam mewujudkan program pemberdayaan usaha mikro. "Program tersebut membidik publik dari beragam segmen di 14 kota di Jawa dan Bali serta mengusung konsep yang memungkinkan masyarakat memperoleh pengalaman dan edukasi tentang manfaat 'mobile broadband'. Salah satunya untuk mengotimalkan produktivitas mereka," katanya. Sampai sekarang, tambah dia, Petualangan "Kwik" telah berlangsung di Kota Depok, Bogor, Bandung, Tasikmalaya, Cilacap, Purwokerto, Jogjakarta, Solo, Madiun, Kediri, dan Malang. "Kini, kami menyosialisasikannya di Sidoarjo hingga 6 Mei mendatang," katanya. Beragam upaya itu, kata dia, juga memiliki tujuan untuk membantu masyarakat telekomunikasi menggunakan segala layanan dan produk berkualitas terbaik dari perusahaannya. "Bahkan, dengan hadirnya Petualangan 'Kwik' kami harap dapat semakin meningkatkan interaksi manajemen dengan masyarakat. Selain itu, membuktikan kepada mereka bagaimana dukungan kami terhadap aktivitas dan produktivitasnya," katanya. Di kota-kota tersebut, lanjut dia, pihaknya juga mengenalkan kartu perdana, telepon seluler, beragam modem CDMA misalnya modem yang telah didukung teknologi CDMA EV-DO Rev. B fase 2. Dengan fasilitas itu, pasar bisa mengakses data dengan kecepatan hingga 14,7 Mbps di kota tertentu. "Ada pula telepon seluler yang didukung EV-DO sehingga memudahkan masyarakat berselancar di Youtube tanpa tersendat-sendat," katanya.(*)
Berita Terkait
Arus balik Nataru, Komdigi tekankan kesiapan jaringan telekomunikasi
3 Januari 2026 10:19
Kemkomdigi kirim bantuan percepatan pemulihan jaringan di Sumatera
22 Desember 2025 12:47
Menkomdigi sebut 50 persen BTS di Aceh sudah beroperasi
17 Desember 2025 16:14
Pemkab Tuban segel proyek tower telekomunikasi belum berizin
15 Desember 2025 19:00
Menkomdigi: 90 persen akses telekomunikasi di Sumut sudah beroperasi
1 Desember 2025 20:07
IOH gandeng perusahaan retail perluas akses telekomunikasi
24 November 2025 19:55
China hukum mati 11 anggota sindikat penipuan di Myanmar
30 September 2025 12:01
Menkomdigi sebut 2.333 desa belum terkoneksi internet
27 September 2025 11:53
