Surabaya - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Surabaya akan menyiagakan pasokan air tangki untuk pelanggan menyusul pasokan air yang akan dihentikan pada Sabtu (14/4) mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada Surabaya, Ashari Mardiono, Jumat mengatakan, warga yang membutuhkan air tinggal menghubungi pusat layanan PDAM, di antaranya di PDAM pusat di Jalan Prof Mustopo. "Kami berharap masyarakat menampung air. Jika masih kurang kami siap memasok air ke masyarakat dengan truk tangki. Kami berharap jika masyarakat kolektif, yakni 5-10 orang jika minta pasokan air tangki karena truk tangki ini kapasitasnya 5.000 liter," jelasnya. Ashari juga mengakui kalau pemberian air dari tangki itu tidak bisa memenuhi semua kebutuhan warga Surabaya. Apalagi ia menyebutkan kalau hanya ada delapan unit truk tangki yang bisa membagi air ke tiap kawasan di Surabaya. Diketahui sekitar 150 ribu pelanggan PDAM yang akan terdampak dengan berhentinya operasional tiga Instalasi Pengolahan Air Minum (IPAM) Karang Pilang karena adanya perbaikan saluran utama tegangan menengah oleh PLN. Adapun pelanggan yang terdampak ini tersebar di seluruh Surabaya di antaranya adalah Menanggal, Kebonsari, Rungkut Industri, Lebak Jaya, Kedung Cowek, Benowo, Manukan, Wonokitri hingga Kenjeran. Untuk mengatasi tidak beroperasinya tiga IPAM Karang Pilang karena adanya perbaikan saluran utama tegangan menengah oleh PLN, lanjut dia, PDAM Surya Sembada tidak bisa berbuat banyak. Hal itu dikarenakan PDAM Surabaya tidak memiliki genset yang diharapkan menghidupkan ketiga IPAM tersebut agar tetap memproduksi air di saat listrik mati. Hal ini terkait biaya investasi untuk genset sangat tinggi. Bahkan kalau dihitung dengan prosentase penghentian pasokan air, biayanya tidak mencukupi. Apalagi prosentase risiko untuk penghentian air hanya 0,01 persen. "Sebenarnya kami berharap penyulang (saluran yang berfungsi menyalurkan tenaga listrik, lewat transmisi maupun ditribusi) ini berfungsi. Namun ternyata juga ikut mati sehingga IPAM di sana tidak bisa produksi," katanya. Sementara itu, Sekretaris Dewan Pelanggan PDAM Surabaya Darmantoko menyayangkan hal ini. "Seharusnya pihak direksi PDAM sudah bisa mengantisipasi jika terjadi persoalan ini. Jangan sampai merugikan banyak pelanggan di Surabaya. Ini hampir setengah dari jumlah pelanggan di Surabaya yang terganggu," katanya. Untuk itu, lanjut dia, pihaknya menyarankan agar pihak Direksi PDAM dan Dewan Pengawas PDAM Surabaya melakukan tindakan antisipatif jika terjadi persoalan yang ada saat ini. (*)
Berita Terkait
Malam ini, Satlantas Surabaya siapkan 12 titik penyekatan Tahun Baru
31 Desember 2025 08:18
Jurnalis Pinggir Kali-USC himpun Rp59 Juta bagi warga terdampak bencana
30 Desember 2025 19:18
Kebakaran kapal kargo Verizon di Surabaya
29 Desember 2025 14:42
Belasan unit damkar padamkan kebakaran kapal di Tanjung Perak Surabaya
29 Desember 2025 10:55
Tes urine pengemudi bus di Terminal Purabaya
26 Desember 2025 14:14
Tes urine dan penggeledahan truk di Pelabuhan Tanjung Perak
24 Desember 2025 22:44
Anggota DPR RI dorong penguatan fungsi museum Bung Karno Surabaya
24 Desember 2025 19:08
Sterilisasi gereja jelang Natal di Sidoarjo
24 Desember 2025 13:57
