Magetan - Pengemudi mobil sedan Honda Accord yang terlibat tabrakan dengan Bus Sumber Kencono di Jembatan Glodog, Jalan Raya Magetan-Ngawi, Dusun Glodog, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, Jatim, menjalani tes urine dan darah. Kapolres Magetan, AKBP Agus Santosa, Kamis, mengatakan, tes urine dan darah yang dilakukan terhadap Lilik Purwanto, warga Perum PG Purwodadie Glodog, Karangrejo, Magetan, itu untuk membuktikan kandungan alkohol dalam diri yang bersangkutan. "Memang ada informasi jika pengemudi sedan dalam keadaan mabuk saat kecelakaan. Karena itu, kami melakukan tes urine dan darah kepada yang bersangkutan untuk memastikan," ujar AKBP Agus Santosa. Menurut dia, berdasarkan hasil tes urine diketahui tidak ada kandungan zat amphetamin dalam diri yang bersangkutan, sehingga hal itu berarti Lilik Purwanto tidak dalam pengaruh narkoba. Sementara hasil dari tes darah untuk mengetahui kandungan alkohol, belum keluar. "Kami masih menunggu hasil tes dari darah yang bersangkutan. Meski yang bersangkutan sedang dirawat di rumah sakit, namun tes tetap dilakukan," kata dia. Rencananya, lanjut Agus, tes darah tersebut akan dilakukan di Laboratorium Forensik Polri Cabang Surabaya di Mapolda Jatim, sehingga hasilnya belum dapat diketahui dalam waktu singkat. Sementara, terhadap sopir Bus Sumber Kencono, Hariyanto, warga Kecamatan Megaluh, Jombang, tidak dilakukan tes urine dan darah, karena statusnya yang masih sebagai saksi dan juga hasil olah TKP diketahui titik tumburan kecelakaan tersebut terjadi di jalur bus. "Kedua sopir masih kami periksa dan statusnya masih sebagai saksi. Kami belum dapat menentukan tersangka dalam kasus ini karena masih melakukan pendalaman yang melibatkan tim Puslabfor Polri Cabang Surabaya di Mapolda Jatim," kata dia. Bus Sumber Kencono bernomor polisi W-7503-UY (bukan W-7666-UY) terpelanting masuk ke sungai sedalam lebih dari 10 meter di Jembatan Glodog, Jalan raya Magetan-Ngawi, Dusun Glodog, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, Kamis pukul 04.30 WIB, setelah bertabrakan dengan sedan bernomor polisi AG-1663-V dari arah berlawanan. Saat itu, bus melaju dari arah Ngawi menuju Madiun dengan mengangkut penumpang sebanyak 15 orang, sedangkan dalam sedan terdapat pengemudi dan satu penumpang. Akibat kecelakaan ini, dua orang tewas dan belasan lainnya terluka. Korban tewas adalah dari penumpang bus dan penumpang sedan. Dari 15 penumpang bus yang ada, satu orang tewas, 10 orang mengalami luka berat dan sedang, empat orang lainnya luka ringan. Sedangkan semua awak bus mengalami luka ringan. Sementara, pengemudi sedan mengalami luka parah.(*)
Berita Terkait
Wamenkomdigi : Kantor Berita ANTARA berperan penting publikasikan program pemerintah
20 Januari 2026 17:46
ANTARA silaturahim dengan Gubernur Khofifah di Grahadi
19 Januari 2026 20:55
ANTARA silaturahim dengan Gubernur Jawa Timur
19 Januari 2026 18:27
Reposisi ANTARA: tantangan kecepatan, independensi, dan pengawasan
14 Januari 2026 15:10
Sore ini, Derbi Indonesia antara Persib vs Persija digelar
11 Januari 2026 12:39
ANTARA dukung TVRI gelar tayangan Piala Dunia 2026
9 Januari 2026 16:40
Sertijab Kepala LKBN ANTARA Biro Jawa Timur
6 Januari 2026 16:22
KUHP beri batasan jelas antara kritik dan penghinaan
3 Januari 2026 11:18
