Surabaya - Tiga kapal perang Angkatan Laut Rusia masing-masing Admiral Pantelev, Fotiy Krylov dan Boris Butoma merapat di Pelabuhan Tanjung Perak Terminal Jamrud Utara, Surabaya, Kamis. Kedatangan ketiga kapal perang itu disambut pejabat Kedutaan Besar Rusia di Indonesia dan petinggi Pangkalan Utama Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya, serta tarian khas Surabaya, Remo. Siaran pers Lantamal V Surabaya menyebutkan kunjungan ketiga kapal perang Rusia ke Indonesia itu, dalam rangka mempererat hubungan kedua negara, selain melaksanakan latihan bersama dengan TNI AL. Ketiga kapal perang tersebut direncanakan berada di Surabaya selama empat hari hingga 22 Januari 2012 dan melakukan serangkaian kegiatan. Sejumlah agenda yang dilakukan awak kapal Rusia selama di Surabaya, antara lain melakukan kunjungan kehormatan ke Komandan Lantamal V, kunjungan perwira TNI AL ke kapal perang Rusia Admiral Pantelev, bertemu Wali Kota Surabaya, dan olahraga bersama di Koarmatim. Kapal Perang Admiral Pantelev merupakan jenis kapal buru selam, kemudian Fotiy Krylov adalah kapal penyelamat tunda, dan Boris Butoma merupakan kapal tangki laut. Asisten Operasi Danlantamal V Kolonel Laut (P) Maman Firmansyah mengatakan, pihaknya hanya menyambut kedatangan ketiga kapal perang Rusia itu, baik ketika bersandar maupun bertolak. Sebelumnya dalam perjalanan dari Selat Malaka hingga Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, kapal Rusia itu mendapatkan pengawalan dari kapal perang Indonesia. "Kami juga akan kembali mengawal ketiga kapal itu saat bertolak dari Surabaya hingga ke wilayah perbatasan Indonesia," katanya. Sehari sebelumnya (18/1), Atase Pertahanan Rusia Kolonel Vladimir Fedorovich Afasenkov melakukan kunjungan ke Markas Komando Lantamal V Surabaya untuk melakukan koordinasi terkait kedatangan kapal perang Rusia tersebut. (*)
Berita Terkait
TNI AL kerahkan alutsista cari korban kapal tenggelam di Labuan Bajo
30 Desember 2025 06:24
Polres Jember selidiki penyebab empat orang meninggal usai pesta miras
30 Desember 2025 06:15
Soal pengibaran bendera GAM, Panglima TNI: Saya akan tindak tegas
29 Desember 2025 14:24
Kepala Basarnas pantau arus penyeberangan lintas Jawa-Bali
29 Desember 2025 14:11
KSAD Maruli ungkap adanya sabotase atas jembatan bailey
29 Desember 2025 13:13
TNI tambah 15 batalyon percepat bangun jembatan dan hunian di Sumatera
29 Desember 2025 12:11
TNI: Pembubaran aksi massa di Lhokseumawe persuasif dan sesuai hukum
27 Desember 2025 11:53
TNI bantah video bantuan ke Sumatera berupa kardus kosong
23 Desember 2025 14:36
