Madiun - Seratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kota Madiun, Jawa Timur, yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus, menggelar aksi solidaritas untuk rakyat Palestina di alun-alun setempat, Jumat. Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.00 WIB ini dilakukan dengan cara "long march" di sejumlah jalan protokol Kota Madiun sejauh tiga kilometer dan berakhir di alun-alun setempat untuk orasi. Dalam aksinya, massa mahasiswa menyampaikan rasa kepeduliannya kepada rakyat Palestina yang hingga kini masih ditekan oleh Israel. "Kami mengajak warga Kota Madiun khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya, untuk perduli dengan nasib saudara-saudara kita umat Muslim di Palestina yang hidupnya ditekan oleh kaum Zionis, Israel. Apa yang dilakukan Israel kepada Palestina adalah pelanggaran hak asasi manusia," ujar koordinator aksi, Hendri Prasetyo. Selain berorasi, massa mahasiswa ini juga membentangkan poster yang berisi kalimat-kalimat hujatan kepada Israel dan kalimat simpati kepada Palestina. Tidak hanya itu, seratusan massa mahasiswa dari IKIP PGRI Madiun, Universitas Merdeka Madiun, dan Universitas Islam Indonesia Madiun ini, juga menggalang dana bantuan dari sejumlah pengguna jalan di sekitar Alun-Alun Kota Madiun. "Dana tersebut, setelah terkumpul banyak, akan kami salurkan ke Komite Indonesia untuk Solidaritas Palestina. Dari situ akan diteruskan ke rakyat Palestina," kata Hendri. Mereka juga melakukan doa bersama bagi rakyat Palestina, agar Tuhan segera memberikan pertolongan, sehingga Palestina dibebaskan dari belenggu Israel. Aksi yang berlangsung damai ini mendapat perhatian dari pengguna jalan yang sedang melintas di kawasan Alun-Alun Kota Madiun. Sejumlah warga Kota Madiun juga berpastisipasi memberikan bantuan yang akan disalurkan bagi rakyat Palestina. Aksi solidaritas ini berlangsung hingga hampir dua jam dan mendapat pengamanan ketat dari anggota Kepolisian Resor (Polres) Madiun Kota. Setelah puas menyalurkan aspirasinya, seratusan mahasiswa ini meninggalkan lokasi aksi dengan tertib. (*)
Berita Terkait
KUHP beri batasan jelas antara kritik dan penghinaan
3 Januari 2026 11:18
Antara Natal, tahun baru, dan kebersamaan di saat sulit
25 Desember 2025 15:14
Dewas ANTARA harap kinerja Biro Jatim terus tumbuh
17 Desember 2025 19:30
ANTARA terima penghargaan peran penyebaran informasi Kumham Imipas
17 Desember 2025 13:59
Konjen RRT-ANTARA Jatim masifkan penyebaran informasi positif dua negara
16 Desember 2025 19:45
DPR nilai pemberitaan ANTARA masih menjadi tolok ukur
16 Desember 2025 19:02
Ketua Fraksi PKS DPRD Jatim: ANTARA miliki karakter yang berbeda
16 Desember 2025 18:16
Ketua Dewas ANTARA: Kantor berita bertanggung jawab tangkal hoaks
16 Desember 2025 18:00
